Ekonomi Dihantam Covid-19, Jokowi: Tingkatkan Ekspor

Realisasi ekspor harus lebih ditingkatkan, agar tidak hanya menjadi rencana.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 10 Nov 2020 20:19 WIB

Author

Resky Novianto

Ekonomi Dihantam Covid-19, Jokowi: Tingkatkan Ekspor

Ilustrasi Peti Kemas

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak untuk bisa merealisasikan peningkatan ekspor Indonesia.

Bekas Gubernur DKI Jakarta ini meminta ekspor harus lebih ditingkatkan, agar tidak hanya menjadi rencana. Menurutnya, ekspor di Indonesia bisa meningkat jika dilakukan secara cermat dan optimal.

"Saya mengajak kita semua, eksportir, semua pejabat di Kementerian Perdagangan, para gubernur sampai dengan perwakilan Indonesia di luar negeri untuk bergerak lebih cepat, lebih solid dan lebih terpadu. Lakukan lebih banyak eksekusi, jangan hanya rencana," ujar Jokowi dalam Acara pembukaan Trade Expo Indonesia Virtual Event, Selasa (10/11/2020).

Jokowi menekankan pada perwakilan Indonesia di luar negeri, mulai dari duta besar, duta besar di World Trade Organization, atase perdagangan, pusat promosi perdagangan Indonesia, semuannya harus pro aktif.

Kata dia, Pusat Promosi Perdagangan Indonesia harus menjadi agen bisnis ekspor. Ia pun berharap semua pihak pro aktif dan optimistis kendati saat ini berada di tengah pandemi Covid-19.

"Di saat perdagangan global melambat, kita justru harus bergerak lebih cepat, lebih gesit dan lebih responsif. Segera garap pasar-pasar non tradisional dengan strategi baru, pendekatan baru, target pencapaian yang bertambah besar bagi pelaku usaha di dalam negeri khususnya usaha kecil dan menengah," pungkasnya.


Editor Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Inggris Perpendek Masa Karantina Turis Asing

Menggunakan Sains Data untuk Atasi Kemacetan di Jakarta

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Beda Nasib Serapan Insentif Usaha di Progam Pemulihan Ekonomi Nasional