Seribu Lebih Anggota Gardah Akan Ikut Reuni 212

Reuni diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan tidak menyinggung perbedaan pendapat dan urusan politik alumni 212

BERITA | NASIONAL

Rabu, 28 Nov 2018 16:12 WIB

Author

Arie Nugraha

Seribu Lebih Anggota Gardah Akan Ikut Reuni 212

Ilustrasi: Aksi 212 di Monas. (Foto: Antara)

KBR, Bandung - Sebanyak 1.750 anggota dari kelompok Gerakan Pagar Aqidah (Gardah) dipastikan menghadiri Reuni Akbar Mujahid 212 yang akan digelar di Monumen Nasional pada 2 Desember mendatang. Seluruh anggota Gardah merupakan perwakilan dari 17 markas komando distrik di sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Ketua Umum Gardah, Suryana Nurfatwa mengatakan, setiap markas komando distrik akan memberangkatkan 100 anggota. Sementara dari pengurus pusat, Suryana mengatakan akan mengirimkan 50 orang.

"Semuanya terkonsentrasi sebelum salat Subuh sudah ada di Monas. Jadi seluruhnya berangkat silahkan saja dihitung waktu dan jarak dari tiap-tiap distrik. Nanti saya tentukan satu titik di Monas, nanti mereka menuju ke titik itu dan tapi tidak lebih dari salat Subuh. Nanti salat Subuh berjamaah di sana," kata Suryana kepada KBR, Rabu (28/11/2018).

Suryana menjelaskan, untuk jadwal keberangkatan dari Jawa Barat diatur oleh masing-masing markas komando distrik. Ini karena ada sejumlah anggota yang berasal dari Cianjur, Garut dan Cirebon.

Dalam Reuni Akbar Mujahid 212 itu, Suryana mengingatkan kepada seluruh anggota agar fokus pada inti acara yaitu momentum kebersamaan dan silahturahmi antar-umat Islam.

Ia pun berharap dalam acara tersebut tidak menyinggung perbedaan pendapat dan urusan politik alumni 212. Suryana mengklaim bahwa momen reuni 212, merupakan satu-satunya momentum yang mempersatukan umat Islam dari berbagai kalangan. Sehingga jika ada agenda lain selain reuni, Suryana mengatakan hal tersebut harus dikesampingkan.

"Niat reuni itu kan temu kangen, juga ingin merasakan kembali nuansa kebersamaan," kata Suryana.

Kepastian digelarnya Reuni Akbar Mujahid 212, diperoleh dari Polda Metro Jaya usai menerima surat pemberitahuan. Kepolisian mengklaim kegiatan reuni 212 yang akan berlangsung pada 2 Desember dipastikan aman dan tidak akan menggangu kegiatan agama lainnya.

Sebelumnya Kepolisian sempat mengimbau agar reuni 212 tak dilaksanakan karena kerap meresahkan warga. Jikapun tetap dilaksanakan, Kepolisian berharap aksi bisa digelar dengan tertib dan tidak diwarnai aksi vandalisme.

Baca juga:

Editor: Friska Kalia

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Presiden Menghidupkan Jabatan Wakil Panglima TNI