Dubes Arab Saudi Ungkap yang Terjadi Saat Rizieq Shihab Diperiksa

Menurut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi, pemeriksaan terhadap Rizieq hanya sebagai bentuk proses klarifikasi.

BERITA , NASIONAL

Selasa, 13 Nov 2018 20:50 WIB

Author

Resky Novianto

Dubes Arab Saudi Ungkap yang Terjadi Saat Rizieq Shihab Diperiksa

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Al-Shuaibi (kiri) didampingi Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas (kanan) seusai jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/11/2018). (Foto: ANTARA/ Dhemas R)

KBR, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi tidak mempermasalahkan izin tinggal Rizieq Shihab. Visa petinggi organisasi Front Pembela Islam (FPI) itu dinyatakan tidak lagi berlaku sejak akhir Juli lalu.

Osama menuturkan, keberadan Rizieq di Saudi mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia. Selain itu, Saudi Arabia tidak menganggap keberadaan Rizieq itu sebagai ancaman bagi negaranya.

"Rizieq adalah seorang muslim, merupakan Warga Negara Indonesia. Beliau mendapat atensi dan perhatian dari Pemerintah Indonesia dan juga Pemerintah Arab Saudi. Kalau lah Rizieq memiliki masalah di Kerajaan Arab Saudi tentu dia sudah dipenjara. Namun, kita lihat bahwa Rizieq masih dijamin kehidupannya, diperhatikan kehidupannya baik oleh Pemerintah Indonesia dan juga Arab Saudi," kata Osama dalam konferensi pers di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Selasa (13/11/2018)

Osama menambahkan, Rizieq Shihab tidak pernah melanggar peraturan selama tinggal di Arab Saudi.

Baca juga: Rizieq Shihab Diperiksa Aparat Saudi

Sedangkan terkait dengan bendera berkalimat tauhid yang terpasang di dinding rumah Rizieq, Osama mengatakan aparat Kepolisian Saudi menyelidiki perkara tersebut. Tapi menurutnya, pemeriksaan terhadap Rizieq hanya sebagai bentuk proses klarifikasi.

"Tulisan kalimat Laillahaillallah, tentu kalimat itu memilki arti penting bagi umat Islam. Kalimatnya Laillahaillallah memiliki arti penting. Nah kalau semisalnya bendera itu diletakkan di dinding (rumah) seseorang sebagai gambar atau apalah bentuknya, maka kita perlu juga tahu siapa yang melakukan atau berbuat seperti itu, itu pertama," kata dia.

"Yang kedua apakah jika ada seseorang yang menaruh bendera di rumah anda, kemudian Anda dianggap seorang kriminal? Kan tidak," sambung Osama lagi. 

Rizieq sempat diperiksa aparat Saudi pada awal pekan lalu karena keberadaan bendera hitam berkalimat tauhid di dinding rumahnya.

Baca juga: Istana Bantah Ikut Campur Soal Pemeriksaan Rizieq Shihab 



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia