Publik Ragu Akan Komisioner Baru KPK, Ini Kata Alexander Marwata

Skeptisisme dan kekhawatiran publik baik, agar pimpinan dapat bekerja dengan baik, jika dibandingkan dengan sikap abai dari masyarakat.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 01 Okt 2019 20:59 WIB

Author

Muthia Kusuma

Publik Ragu Akan Komisioner Baru KPK, Ini Kata Alexander Marwata

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

KBR, Jakarta - Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alex Marwata ingin menjawab keraguan publik akan Komisoner KPK Jilid V dengan kinerja.

Menurutnya, skeptisisme dan kekhawatiran publik baik, agar pimpinan dapat bekerja dengan baik, jika dibandingkan dengan sikap abai dari masyarakat.

Alex, begitu ia akrab disapa berdalih, sebelum menjabat sebagai komisioner, pandangan miring publik juga ditujukan kepada komisioner KPK yang dipimpin oleh Agus Rahardjo. Padahal, di era Agus, angka penindakan tertinggi dibanding periode sebelum-sebelumnya.

"Ya kalau bagi saya kekhawatiran publik, skeptisisme publik, itu baik buat pimpinan. Itu artinya dorongan juga buat pimpinan untuk bekerja baik kan gitu dibandingkan kalo misalnya masyarakat cuek tidak memperhatikan. Ini kan salah satu bentuk dari pehatian masyarakat ini kan ke pimpinan. Itu artinya apa? Ya harus ditunjukkan nanti dengan kinerja. Tidak ada persoalan," ucap Alex di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, (1/10/2019).

Alex juga mengaku tidak kesulitan mengenali masing-masing calon komisioner, karena pernah bekerja sama.

Apalagi, katanya, calon komisioner pimpinan Firli kerap membahas isu-isu KPK terkini, dan ia pun membagikan isu KPK sepanjang tidak bersifat rahasia.

"Pak Firli jelas sudah tahu, 1,5 tahun di sini. Bu Lili kan dua periode komisioner LPSK, kita koordinasi. Tidak begitu kaget dia spesialis komisioner. Pak Nawawi saya pernah satu majelis artinya apa sebetulnya tidak ada kendala. Ini tiga bulan sebelum pelantikan kita masih bisa berkomunikasi, kalau dulu saya yang pertama itukan kami votingnya kalau tidak salah 17 Desember dilantik tanggal 21 Desember praktis kami mengenal satu sama lain cuma waktu 4 hari ini tiga bulan lamakan," pungkas Alex.

Sebelumnya, desakan untuk mengganti calon pimpinan KPK juga dilontarkan mahasiswa dan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi, karena pimpinan KPK pilihan Pemerintah dan DPR, Firli Bahuri dianggap bermasalah dan tak sejalan dengan semangat antikorupsi.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme