Bagikan:

Pintu Masuk Sapi Impor Dipindah dari Priok ke Cilacap, PT KAI Siapkan Kereta Khusus

Surono mengatakan angkutan sapi impor dari pelabuhan Cilacap menggunakan kereta api ini sangat efektif, karena saat ini sudah tersedia jaringan rel menuju pelabuhan.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 07 Okt 2015 17:14 WIB

Pintu Masuk Sapi Impor Dipindah dari Priok ke Cilacap, PT KAI Siapkan Kereta Khusus

Pemandangan udara Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap Jawa Tengah. Pemerintah akan memindahkan tempat masuk sapi impor dari Tanjung Priok ke Tanjung Intan. (Foto: dishubkominfo.jatengprov.go.id)

KBR, Banyumas – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menyiapkan gerbong kereta khusus untuk mengangkut sapi impor dari Pelabuhan Cilacap, Jawa Tengah ke wilayah penggemukan di Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Juru Bicara PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Surono mengatakan langkah tersebut disesuaikan dengan rencana pemerintah yang akan memindahkan pelabuhan masuk impor sapi dari Tanjung Priok, Jakarta ke Tanjung Intan, Cilacap Jawa Tengah.

Surono mengatakan angkutan sapi impor dari pelabuhan Cilacap menggunakan kereta api ini sangat efektif, karena saat ini sudah tersedia jaringan rel menuju pelabuhan.

Lokasi area stasiun karantina Cilacap juga hanya sekitar 100 meter dari jalur rel ke pelabuhan.

"Kita melakukan koordinasi dengan Balai Karantina,  importir dan Pemerintah Daerah Cilacap. Kita sedang melakukan penjajagan intensif. Mudah-mudahan pada akhir tahun sudah berjalan. Selama ini kan memang sudah ada pengiriman sapi impor dari pelabuhan Cilacap. Kemudian ada rencana juga dari pemerintah untuk memindahkan pelabuhan sapi dari Tanjung Priok ke Pelabuhan Cilacap. Jadi nanti sapi tidak lagi masuk ke Tanjung Priok melainkan ke Pelabuhan Cilacap," kata Surono.

Juru Bicara PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Surono menambahkan tiap tahun volume sapi yang masuk Pelabuhan Tanjung Intan semakin meningkat.

Jika rencana pengalihan pelabuhan masuk sapi dari Tanjung Priok ke Tanjung Intan terealisasi, volume sapi impor yang masuk ke pelabuhan Cilacap bisa meningkat lima kali lipat dari sekarang, dengan jumlah mencapai 150.000 ekor sapi per tahun.

Surono mengklaim angkutan sapi menggunakan kereta ini sangat efisien. Dalam sekali pengiriman, kereta mampu membawa 360 ekor sapi. Jumlah tersebut setara diangkut dengan 23 unit truk gandeng

Editor: Agus Luqman 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua