covid-19

PHRI Diminta Siapkan Paket 'Staycation' untuk Tenaga Kesehatan

Paket liburan di hotel itu merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras nakes dalam penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 29 Sep 2021 14:27 WIB

tenaga kesehatan

Tenaga kesehatan berpose usai memeriksa kesehatan pasien COVID-19 di Posko Isolasi Mandiri di Karawang. (FOTO: ANTARA/M Ibnu Chazar/rwa.)

KBR, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meminta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk menyiapkan paket liburan di hotel (staycation) untuk tenaga kesehatan. Eks-Cawapres Pilpres 2019 itu mengatakan, paket liburan di hotel itu merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras nakes dalam penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

"Saya ingin menitipkan pesan untuk teman-teman PHRI, kebetulan kita lihat ada penurunan kasus yang cukup menggembirakan, tapi kan para nakes ini kerjanya masih capek, kan kemarin ini mereka kerja keras. Nah mohon bisa disiapkan paket-paket staycation atau paket istirahat untuk tenaga kesehatan di hotel-hotel, sehingga program yang kami siapkan ini bisa terserap dengan baik," kata Sandiaga dalam diskusi virtual di kanal YouTube BNPB, Rabu (29/9/2021).

Baca juga:

Dalam diskusi itu, Sandiaga membahas persiapan pembukaan pariwisata Indonesia baik untuk turis domestik maupun mancanegara. Ia mengatakan, saat ini pihaknya terus menyiapkan pelbagai skenario untuk pembukaan pariwisata mancanegara, namun tetap fokus dengan wisatawan nusantara.

"Produk pariwisata yang berkualitas dan seamless experience atau kenormalan baru apalagi kita akan membuka pariwisata untuk mancanegara, ini harus kita lakukan dengan penuh kehati-hatian dan penuh kewaspadaan. Kita pantau situasi pasar, kita diberitahu oleh Kemenkes akan ada varian baru dan gelombang ketiga itu akan datang, jadi kita harus persiapkan dengan jauh lebih baik," imbuhnya.

Baca juga:

Kemenkes: Waspada Potensi Gelombang Ketiga COVID-19 Awal Tahun Depan

Editor: Muthia Kusuma Wardani

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ramai Cukai Rokok Mau Naik, Apa Kata Pakar dan DPR?