Persiapan PTM, Kemenag Cilacap Vaksinasi Ribuan Pelajar Madrasah

"Vaksin dilakukan sacara bertahap di empat madrasah pada hari ini dan Senin pekan depan,"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 10 Sep 2021 13:24 WIB

Pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk santri dan pelajar di Binjai, Sumatera Utara. (Foto: ANTARA/Fra

Presiden Jokowi saat meninjau Pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk pelajar. (Foto: ANTARA)

KBR, Cilacap – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap, Jawa tengah memulai vaksinasi tingkat pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), Jumat (10/9/2021).

Dalam vaksinasi pelajar madrasah ini, Kemenag Cilacap menggandeng Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Kantor Kemenag Cilacap, Imam Tobroni mengatakan sementara ini alokasi vaksinasi sebanyak 5.000 dosis.

"Vaksin dilakukan sacara bertahap di empat madrasah pada hari ini dan Senin pekan depan," katanya di Cilacap, Jumat (10/9/2021)

Imam mengatakan, vaksinasi pelajar merupakan bagian dari persiapan pembelajaran tatap muka yang rencananya akan segera dilakukan, seturut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Cilacap yang turun ke level 3.

Baca: Wapres: Masih Ada Pemda di PPKM Level 1-3 Tak Berani Gelar PTM Terbatas

Ada sekitar 460 unit pendidikan, mulai dari sekolah formal, setingkat MA, MTs dan Madrasah Ibtidaiyah hingga unit pendidikan nonformal seperti pesantren, Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ.

"Sejauh ini ada enam lembaga pendidikan formal yang melakukan uji coba PTM, yakni MAN 1, 2 dan 3 Cilacap, serta Mts Negeri 1, 2 dan 3 Cilacap. Adapun lainnya baru sebatas simulasi PTM," ungkap Imam.

Sebelumnya Kemenag Cilacap telah melakukan vaksinasi Covid-19 untuk ASN, guru sekolah formal dan madrasah diniyah, TPQ dan sekolah keagamaan sejenis di lingkungan Kemenag.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Vaksinasi Pelajar di Daerah yang Tinggi Infeksi Covid-19

Imam juga yakin, pembelajaran tatap muka terbatas bisa segera dilakukan di Cilacap, jika semua telah divaksinasi covid-19.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka Digelar?

Kabar Baru Jam 8

Wisata Sehat di Tengah Pandemi

Desa Wisata Tak Kehilangan Pesona