Hilang Kontak, Nasib 11 Nelayan Kapal Pisang VI Belum Diketahui

Kapal itu sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (28/7/2016) pekan lalu.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 05 Agus 2016 11:50 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

Nelayan menarik pukat dari darat di pantai Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat, Rabu (23/10). (Antara)

Nelayan menarik pukat dari darat di pantai Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat, Rabu (23/10). (Antara)



KBR, Cilacap– Badan Search and Rescue (Basarnas) memastikan kapal terbalik yang dilihat nelayan di satu mil selatan Semenanjung Pangandaran Rabu (3/8/2016) lalu adalah Kapal Pisang VI. Kapal itu sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (28/7/2016) pekan lalu. Sayangnya, saat dilakukan penyisiran, kapal tersebut sudah hilang.

Juru Bicara Basarnas Pos Cilacap, Saeful Anwar mengatakan berdasar keterangan pengurus kapal, ciri-ciri kapal yang terbalik tersebut pada bagian lambung memang baru dicat separuh. Hal ini sama dengan yang dilihat oleh nelayan Pangandaran. Kemudian, ukuran kapal juga sama dengan Kapal Pisang 6 yang berukuran 18 groos ton (GT).

“Kalau sesuai dengan keterangan pengurus kapal, Bapak Wanto itu, kalau dilihat dari segi lambung kapal itu 90 persen kapal itu (yang terbalik) adalah kapalnya. Tetapi dia belum yakin kalau di atasnya belum dilihat bagian atas ada tulisan Pisang VI. Kalau ciri khusus itu kan masih dalam pengecatan,”jelasnya, Jumay (5/8/2016).

Sayangnya, kata Saeful, sewaktu disisir pada Kamis dinihari oleh Basarnas Cilacap, kapal tersebut sudah tidak berada di titik koordinat yang disebutkan. “Seperti kemarin, kita melakukan penyelaman. Sayangnya kapal sudah bergeser.”

Kemungkinan, kapal tersebut telah tenggelam atau terbawa arus ke lokasi berbeda. Akibatnya, 11 nelayan yang menjadi awak kapal longline tersebut hingga saat ini belum diketahui.

Saeful menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan Polairut dan TNI AL mencari keberadaan kapal nahas tersebut.  Kapal diduga berada di selatan perairan Jawa Barat.

“Mulai hari ini, Basarnas Cilacap menyerahkan pencarian dan pengidentifikasian kapal kepada Basarnas Bandung,”tambahnya.

Kendati begitu, Saeful memastikan pencarian 11 nelayan hilang juga akan tetap dilakukan oleh Basarnas Pos Cilacap antara perairan Cilacap hingga Pangandaran.

Diketahui, Kapal Pisang VI berangkat melaut pada Rabu 27 Juli pekan lalu. Kapal hilang kontak sehari kemudian. 11 awak kapal jenis longline ini dilaporkan hilang. Ke 11 orang tersebut adalah, Bayu, Danang, Teguh, Fresmo, Aris, Arisman, Agus, Eko, Kunto, Latip, dan Karjo. Seluruhnya berasal dari Pemalang, Jawa Tengah.(mlk) 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ilmuan Iran Dibunuh, PBB minta semua pihak menahan diri

Kabar Baru Jam 7

Menagih Penuntasan Kasus Pembunuhan Pendeta Yeremia

Kabar Baru Jam 8

Rumah Sakit Penuh, Pemkab Cilacap Sewa Hotel untuk Karantina Pasien Covid-19