Baiq Nuril: Jangan Ada Lagi yang Alami Kepedihan Seperti Saya

"Saya tidak ingin bagaimana pedihnya meninggalkan anak-anak, walaupun hanya dua bulan. Dengan berat saya juga harus kesini, meninggalkan anak-anak yang seharusnya mereka saat ini saya rangkul."

BERITA , NASIONAL

Rabu, 10 Jul 2019 20:22 WIB

Author

Resky Novianto

Baiq Nuril: Jangan Ada Lagi yang Alami Kepedihan Seperti Saya

Baiq Nuril berbusana merah muda, saat di Gedung DPR, Rabu (10/7/2019). (Foto: KBR/Resky Novianto)

KBR, Jakarta - Baiq Nuril akhirnya menyambangi Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, guna mengisahkan perjuangannya mencari keadilan, atas kasus hukum yang masih membelitnya.

Sambil terisak dan menahan tangis, Baiq Nuril Maknun memohon kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo dan sejumlah anggota Komisi Hukum DPR, untuk mendengarkan jerit suara hati, dan dapat mempertimbangkan pembelaan hukum dan menegakkan keadilan hukum bagi dirinya. 

"Saya tidak ingin ada lagi yang seperti saya. Saya tidak ingin bagaimana pedihnya meninggalkan anak-anak, walaupun hanya dua bulan. Dengan berat, saya juga harus ke sini (DPR), meninggalkan anak-anak yang seharusnya mereka saat ini, harus saya rangkul dengan kondisi yang seperti ini. Tapi saya yakin perjuangan ini, akan berakhir dengan baik. Mudah-mudahan bapak dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertimbangkan keadilan untuk saya, karena bapak adalah wakil rakyat, dan saya ini hanya rakyat kecil yang hanya ingin membesarkan anak-anak saya, untuk mencapai cita-cita mereka. Hanya itu keinginan saya, Pak," tutur bekas pegawai honorer di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat itu, dalam Diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema Baiq Nuril Ajukan Amnesti, DPR Setuju? di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019). 

Tampil mengenakan jilbab berwarna biru tua dan blouse merah muda, ibu tiga anak itu hadir didampingi kuasa hukumnya, Joko Jumadi, dan pendampingnya yang juga anggota DPR dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka. 

Berbicara dengan sesekali terbata-bata, perempuan berusia 37 tahun itu menyampaikan keyakinan hatinya, bahwa keadilan dan kebenaran pasti akan selalu menaungi dirinya. 

Selain itu, berulang kali, Baiq menyampaikan harapan agar DPR mempertimbangkan keadilan, sekaligus mendukung permohonan pengampunan atau amnesti dari Presiden Joko Widodo kepada dirinya.

"Saya tidak menginginkan jadi konsumsi publik seperti ini, karena bagaimanapun anak-anak saya pasti menonton, dan saya tidak ingin mereka melihat ibunya menangis. Tapi saya yakin kebenaran dan keadilan itu akan terjadi," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi Hukum DPR Nasir Djamil berkeyakinan, seluruh fraksi di DPR, akan mempertimbangkan amnesti kepada Baiq Nuril, apabila pada saatnya Presiden Joko Widodo meminta pertimbangan tersebut kepada DPR. 

Senada dengan Nasir, Ketua DPR, Bambang Soesatyo juga berharap, nantinya Presiden memiliki informasi yang lengkap terkait kasus hukum yang membelit Baiq Nuril. Bambang menegaskan, siap mendorong Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan pemberian pengampunan atau amnesti kepada Baiq Nuril, atas nama kemanusiaan.

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

News Beat

Kabar Baru Jam 20