Bagikan:

Airlangga: 30 Persen Penerima Kartu Prakerja Kini Tak Menganggur

"Dari yang mengikuti prakerja 30 persen yang sebelumnya menganggur kini telah bekerja atau berwirausaha, Pak Presiden,"

NASIONAL

Jumat, 17 Jun 2022 18:21 WIB

Author

Heru Haetami

Airlangga: 30 Persen Penerima Kartu Prakerja Kini Tak Menganggur

Presiden Jokowi didampingi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat Temu Raya #Kitaprakerja di Bogor, Jabar, Jumat (17/6/22). (Foto: Antara/Yulius. S)

KBR, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim 30 persen peserta Program Kartu Prakerja telah bekerja atau tidak menganggur.

"Dari yang mengikuti prakerja 30 persen yang sebelumnya menganggur kini telah bekerja atau berwirausaha, Pak Presiden," kata Airlangga, saat acara Silaturahmi Alumni Penerima Kartu Prakerja di Kabupaten Bogor, Jumat (17/6/2022).

Airlangga mengatakan, Program Prakerja sukses membentuk pasar pelatihan kerja senilai Rp6 triliun dalam setahun.

"Sebelum ada program prakerja sektor pelatihan digital (digital education) tidak ada yang menyentuh," kata dia.

Selain itu, Airlangga juga mengklaim Program Prakerja membuat 90 persen peningkatan kompetensi, produktivitas dan daya saing.

"Bahkan, sekitar 66 persen peserta menggunakan sertifikasi prakerja untuk mendapat pekerjaan," jelasnya.

Baca juga: Program Kartu Prakerja Tidak Tepat Sasaran, Ini Saran DPR

Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, Program Kartu Prakerja bagian dari upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Suistainable Developments Goals/SDGs), karena cakupannya di seluruh Indonesia.

"Program ini juga dinikmati di 514 kabupaten/kota se-Indonesia," kata Airlangga.

Ditambahkannya, sekitar 56 persen peserta Kartu Prakerja tinggal di desa. Dari jumlah itu, 49 di antaranya adalah perempuan dan 3 persen penyandang disabilitas.

Dalam 2 tahun pelaksanaannya, Program Kartu Prakerja telah mencapai gelombang ke-32 dengan lebih dari 12,8 juta penerima manfaat.


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Haruskah Ikut Program Pengungkapan Sukarela?