Upaya Kemenhub Dukung Percepatan Sektor Logistik

"Kami terus membangun semua infrastruktur transportasi. Dan tentu juga melakukan pengelolaan kinerja pada sektor-sektor tersebut. Baik di udara, laut, penyeberangan, darat juga ya..."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 08 Jun 2021 08:43 WIB

Author

Siti Sadida Hafsyah

Upaya Kemenhub Dukung Percepatan Sektor Logistik

Kapal tol laut singgah di Pelabuhan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, (19/06/19). Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Pemerintah terus berupaya mendukung kelancaran sektor logistik. Upaya itu dilakukan lantaran sektor logistik dinilai mampu menopang banyak sektor, termasuk berperan dalam pergerakan komoditas dari satu daerah ke daerah lain.

Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan ada sejumlah strategi telah dilakukan untuk kelancaran di sektor logistik. Antara lain pemerataan fasilitas transportasi, termasuk di bidang logistik, harus terus didorong secara nasional. Sehingga daerah-daerah yang jauh dari kota besar seperti daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), juga dapat merasakan manfaat yang sama.

"Yang pertama adalah meningkatkan efisiensi biaya logistik. Karena saat ini itu masih, bahwa biaya logistik itu kadang-kadang masih cukup membebani karena terjadi ketidak efisienan di beberapa hal. Dan ketika kita bisa memotong proses-proses tadi, dan menyediakan aksesibilitas dan konektivitas yang lebih baik, diharapkan ini biaya logistik bisa lebih efisien," ujar Adita dalam acara 'Transportasi untuk Kelancaran Logistik dan Kemajuan Ekonomi di Masa Pandemi' (07/06/21).

Selain itu, Kemenhub mengklaim, terus mengupayakan peningkatan efisiensi biaya logistik, misalnya dengan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur pendukung.

"Kami terus membangun semua infrastruktur transportasi. Dan tentu juga melakukan pengelolaan kinerja pada sektor-sektor tersebut. Baik di udara, laut, penyeberangan, darat juga ya. Semua terus kita benahi," katanya.

Sistem Transportasi

Strategi lain yaitu pengembangan sistem transportasi yang lebih terintegrasi dengan kawasan industri. Misalnya keberadaan pelabuhan perlu terkoneksi dengan tol laut, sehingga bisa memasok barang sampai di pelabuhan.

Begitu pun sebaliknya, pelabuhan mendukung transportasi darat sehingga masyarakat yang tinggal di daerah terpencil seperti pegunungan, juga dapat merasakan manfaat sektor transportasi.

"Jadi hal-hal ini lah yang kami upayakan terus untuk memastikan bahwa sektor transportasi terus bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi perkembangan logistik," katanya.

Dalam peningkatan transportasi, pemerintah juga membutuhkan kontribusi berbagai pihak. Harapannya efisiensi sektor transportasi, termasuk logistik, dapat terbangun dengan kokoh karena campur tangan banyak kepentingan.

"Komunikasi kita buka, kita juga terus minta masukan kepada seluruh stakeholder khususnya yang ada di dunia usaha juga dari akademisi," tuturnya.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kiat Menjalani Isolasi Mandiri bagi Remaja Terinfeksi COVID-19

Bantu Sesama di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 8

Demi Oksigen Somasi Dilayangkan