Belasan Kecamatan di Kulon Progo Rawan Banjir

Kawasan rawan banjir di Kabupaten Kulon Progo antara lain meliputi Kecamatan Temon, Kecamatan Panjatan, dan Kecamatan Wates.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 21 Jun 2016 07:39 WIB

Author

Bambang Hari

Belasan Kecamatan di Kulon Progo Rawan Banjir

Ilustrasi. Banjir menggenangi pemukiman di Desa Gotakan, Panjatan, Kulon Progo, Sabtu (20/12). Foto: Antara

KBR, Jakarta- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta telah memetakan sebanyak 14 kecamatan masuk dalam kawasan rawan banjir. Pelaksana tugas Kepala Harian BPBD Yogyakarta, Gatot Saptadi menjelaskan, dari 14 kecamatan itu, 11 kecamatan diantaranya berada di Kulon Progo.  BPBD mengimbau warga yang tinggal di 11 kecamatan tersebut agar waspada.

" Kami menyampaikan daerah mereka itu merupakan daerah rawan. Dengan begitu diharapkan masyarakatnya harus memiliki kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi bencana. Artinya mereka bisa tanggap, pada saat kapan mereka harus mengungsi," katanya, Selasa (21/6/2016).

Gatot menambahkan, berdasarkan peta, kawasan rawan banjir di Kabupaten Kulon Progo meliputi Kecamatan Temon, Kecamatan Panjatan, dan Kecamatan Wates.


Sementara itu, terkait siaga bencana tahun ini, menurut Gatot pihaknya telah menyiagakan sejumlah langkah antisipasi dan penanganan.

"Diantaranya menyiagakan relawan dan menyiapkan sekitar 1.500 paket logistik bagi warga yang terdampak," ujarnya.

Sebelumnya banjir melanda Kulonprogo pada Sabtu (18 /6/2016) lalu. BPBD sudah melakukan penanggulangan bencana antara lain menyiapkan lokasi pengungsian  di beberapa kantor kepala desa setempat. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Editor: Malika 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme