Tedjo Edhy: Malaysia Incar Blok Ambalat

Menko Polhukam, Tedjo Edhy mengatakan, Malaysia sengaja masuk wilayah Ambalat lantaran mengincar blok laut seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di Laut Sulawesi atau Selat Makassar itu.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 16 Jun 2015 08:41 WIB

Author

Teddy Rumengan

Tedjo Edhy: Malaysia Incar Blok Ambalat

Sejumlah perahu milik warga bersama TNI-AL dan Satgas Perbatasan Marinir saat peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI di perbatasan Indonesia - Malaysia, Perairan Ambalat, Kalimantan Utara. Foto: Antara

KBR, Balikpapan – Pemerintah Indonesia melayangkan nota protes ke Malaysia pasca pesawat dan kapal militer negara itu masuk ke wilayah Indonesia. Khususnya Ambalat yang merupakan perbatasan Kalimantan Utara dengan negeri jiran itu.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy mengatakan, Malaysia sengaja masuk wilayah Ambalat lantaran mengincar blok laut seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di Laut Sulawesi atau Selat Makassar itu.

Setelah itu, kata Tedjo, Malaysia bakal mengklaim wilayah Ambalat. Menurutnya, cara yang sama digunakan saat merebut Sipadan dan Ligitan dari Indonesia pasca menang dalam sidang di Mahkamah Internasional.

“Ya memang mereka selalu berulang-ulang begitu, kengapa? Karena mereka dulu dengan pengalaman Sipadan –Ligitan mereka menempati di sana, begitu masuk ke Mahkamah Internasional kalah ya," kata Edhi Tedjo, ketika berkunjung ke Balikpapan, Senin (15/6) malam.

"Nah ini mereka juga menggunakan cara itu, masuk ke wilayah kita seolah mereka juga ada di Ambalat itu. Sehingga ketika masuk ke Mahkamah Internasional mereka ada diwilayah kita,” tambahnya.

Seperti diketahui, Senin lalu pesawat Malaysia ketahuan melanggar dan masuk wilayah Ambalat. Bahkan hingga Mei lalu, tercatat sudah sembilan kali pesawat militer Malaysia masuk tanpa izin ke wilayah Indonesia.

Meski begitu, Tedjo menilai, tidak perlu ada penambahan armada laut dan pesawat untuk mengawasi wilayah laut dan udara Indonesia. Sebab, saat ini sudah ada empat kapal perang dan pesawat TNI AU yang berjaga di wilayah blok Ambalat.



Editor: Quinawaty Pasaribu 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18