BI: Peredaran Uang Palsu Menurun, Rasionya Empat Banding Sejuta

BERITA , NASIONAL

Rabu, 29 Mei 2019 15:30 WIB

Author

Adi Ahdiat

BI: Peredaran Uang Palsu Menurun, Rasionya Empat Banding Sejuta

Warga menukar uang pecahan kecil di layanan kas keliling di Monumen Juang, Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/5/2019). (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa/nz)

KBR, Jakarta - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2019 peredaran uang di Indonesia mengalami peningkatan.

Sampai hari Rabu (29/5/2019) saja, Bank Indonesia (BI) mencatat peredaran uang kecil di masyarakat sudah mencapai Rp172,8 triliun.

Karena itu, Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi, meminta masyarakat memastikan bahwa uang yang mereka pegang adalah rupiah asli.

"Masyarakat bisa mengenali ada tinta dalam uang asli yang tidak bisa dipalsukan dengan tinta biasa. Kemudian ada benang pengaman, tanda air (watermark), cetakan bahan uang berupa gambar muka pahlawan, tanda untuk tunanetra yang dibuat dari seperti cat yang dia timbul dan terasa," jelas Rosmaya dalam wawancara dengan Antara (29/5/2019)

"Rectoverso atas bawah dia presisi, dan logo BI, itu menjadi ciri asli uang rupiah," tambahnya.


Uang Palsu Empat Banding Sejuta

Menurut BI, rasio peredaran uang rupiah palsu sudah menurun drastis dari tahun lalu.

Di tahun 2018 rasio peredaran uang palsu adalah 12 : 1.000.000, artinya ada 12 lembar uang palsu untuk setiap sejuta lembar uang asli.

Tapi di tahun 2019 rasionya sudah turun jauh hingga mencapai 4 : 1.000.000.

Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi, menyebut pihaknya bersama Polri terus melakukan penindakan terhadap peredaran uang palsu.

"Hasil koordinasi dengan Kepolisian, setelah ada penegakan hukum yang kuat, terus dapat kami batasi," ujar Rosmaya.


Dilihat, Diraba, Diterawang

Menurut Deputi Gubernur BI, kini kesadaran masyarakat untuk mengecek keaslian uang juga sudah meningkat.

“Masyarakat sudah lazim melakukan 3D terhadap uang rupiah, yakni dilihat, diraba dan diterawang,” kata Rosmaya.

Untuk menghindari uang palsu, BI mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang pecahan kecil di bank atau loket-loket resmi yang disiapkan BI.

BI sudah menyiapkan 2.941 titik penukaran uang di seluruh Indonesia. Lokasi penukaran tersebar di kantor kas BI, kantor perbankan, dan juga tempat-tempat umum seperti Monumen Nasional di Jakarta.

Ada pula layanan penukaran uang keliling yang beroperasi di sejumlah kota dan di jalur-jalur mudik.

(Sumber: ANTARA)

Editor: Citra Dyah Prastuti 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Aparat Dinilai Tak Tegas Usut Pelaku Rasisme terhadap Mahasiswa Papua

Kabar Baru Jam 15

Mengenal Sastra Dari Selatan

Kabar Baru Jam 14