Bagikan:

Menteri Mari Pangestu: Indonesia Perlu 800 Hotel Lagi

KBR68H

NASIONAL

Kamis, 16 Mei 2013 07:38 WIB

Author

Doddy Rosadi

Menteri Mari Pangestu: Indonesia Perlu 800 Hotel Lagi

mari pangestu, pariwisata, hotel baru, wisman, jakarta

KBR68H – Jumlah wistawan mancanegara pada tahun ini diperkirakan bisa mencapai 9 juta orang. Untuk mengakomodir para wisman tersebut, Indonesia memerlukan tambahan 800 hotel lagi. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, sejumlah lokasi wisata di Indonesia masih kekurangan hotel. Contohnya Kabupaten Raja Ampat di Papua.

“Tidak semua lokasi wisata yang akan dibangun hotel baru, seperti Bali dan Yogyakarta yang akan mendatangkan banyak orang. Karena istilahnya carrying capacitynya tidak mungkin, tidak sama. Jadi ada yang tetap eksklusif, small resort. Seperti Raja Ampat kita tidak mau banyak orang kesana atau Danau Toba kalau ada jutaan yang kesana. Karena itu bukan mass tourism, tapi specialized tourism. Harusnya wisman di daerah itu stay long dan spend more. Tapi tetap harus ada hotel yang memadai dan sesuai dengan alam yang ada disitu,”kata Mari Elka kepada KBR68H usai menjadi pembicara dalam Konferensi Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Jakarta, Rabu (15/5)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu menambahkan, wisatawan mancanegara biasanya menghabiskan waktu selama satu minggu di Indonesia. Namun, wisman dari Eropa bisa lebih lama lagi yaitu sekitar dua minggu. Menurut dia, pemerintah tidak akan terlalu fokus untuk menambah jumlah wiman melainkan akan berupaya untuk menambah lama kunjungan di Indonesia.

Sementara itu, wisawatan nusantara biasanya hanya menghabiskan waktu sekitar dua sampai tiga hari di daerah wisata. Kecuali wistawan nusantara yang melakukan pelatihan di daerah sambil melakukan bisnis biasanya bisa bertahan hingga satu minggu. Tahun lalu, jumlah wistawan mancanegara yang datang ke Indonesia mencapai 8 juta orang. Pada 2013, pemerintah menargetkan jumlah itu bisa naik menjadi 9 juta orang.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Antisipasi Bencana Alam di Akhir Tahun

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending