Ratusan Brimob Dikirim untuk Penanganan Bencana di NTT

BNPB mengalami sejumlah kendala di lokasi bencana.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 08 Apr 2021 10:33 WIB

Author

Astri Septiani, Wahyu Setiawan

Ratusan Brimob Dikirim untuk Penanganan Bencana di NTT

Kondisi pasca-banjir di Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Rabu (7/4/2021). Foto: Antara

KBR, Jakarta- Mabes Polri mengirim 292 personel dari Brimob Nusantara ke Nusa Tenggara Timur (NTT) guna membantu penanganan bencana.

Juru bicara Mabes Polri Ahmad Ramadhan mengatakan ratusan personel itu berasal dari beberapa daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali. Mereka diberangkatkan menuju ke NTT pada 6 April 2021.

"Dalam keberangkatannya, tentunya Brimob Nusantara dilengkapi dengan kendaraan-kendaraan taktis yang digunakan untuk membantu dalam penanganan bencana, membantu evakuasi, dan juga membantu dapur umum, membantu pembangunan. Brimob Nusantara juga membawa bantuan sosial untuk membantu para pengungsi dan membantu korban bencana," kata Ramadhan di Mabes Polri, Rabu (7/4/2021).

BNPB Temui Sejumlah Kendala

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sekira 13.226 jiwa mengungsi akibat banjir bandang disertai tanah longsor di NTT pada Minggu dini hari (4/4/2021). Mereka ditempatkan di sejumlah lokasi pengungsian yang telah disediakan.

Kepala BNPB Doni Monardo menyatakan ada penambahan jumlah korban meninggal pada Rabu malam.

"Sehingga total korban meninggal yang telah ditemukan jasadnya mencapai 138 orang dan yang masih dalam pencarian sebanyak 61 orang," kata Doni saat konferensi pers daring, Rabu, (7/4/21).

Doni mengatakan terdapat sejumlah kendala dalam proses pencarian korban. Yakni soal sulitnya memobilisasi alat berat seperti ekskavator dan dump truk untuk mengangkut batu-batu besar.

Selain itu, kondisi cuaca juga masih belum begitu bagus karena sejumlah kapal yang mengangkut alat berat tidak bisa berlayar. Ia berharap cuaca segera membaik sehingga alat berat bisa segera dikirim ke Pulau Adonara.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)