Bencana Siklon Tropis, Kunjungi NTT Presiden Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

"Tadi ada dari masyarakat menyampaikan bahwa BBM-nya mahal, ya saya terima,"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 09 Apr 2021 14:41 WIB

Author

Resky Novianto

Bencana Siklon Tropis, Kunjungi NTT Presiden Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Petugas memperbaiki jaringan listrik pascabanjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT, Kamis (8/4). (Antara/Aditya Pradana)

KBR, Jakarta-   Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan segala kebutuhan warga pengungsi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tercukupi. Ia juga memerintahkan agar proses pencarian korban hilang juga terus dilanjutkan. 

Selain itu, Jokowi juga mendengarkan sejumlah keluhan masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam kunjungan kerja di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari ini (9/4).

"Sudah saya perintahkan agar terus dicari dan ditemukan yang masih hilang 45 orang. Untuk pengungsian juga dipastikan. Memang tidak begitu banyak yang mengungsi tapi memastikan untuk logistiknya sudah cukup. Tadi ada dari masyarakat menyampaikan bahwa BBM-nya mahal, ya saya terima," ujar Jokowi di NTT, Jumat (9/4/2021).

Jokowi beserta jajaran terkait meninjau dampak kerusakan di desa yang terletak di Kabupaten Lembata tersebut. Kabupaten Lembata   salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Dalam kesempatan itu, atas nama pribadi dan mewakili pemerintah, Jokowi lantas menyampaikan belasungkawa kepada para korban bencana.  

Bantuan

Pesawat kargo yang membawa bantuan penanganan darurat siklon tropis Seroja tiba di Bandar Udara (Bandara) El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur pada  Kamis (8/4) pagi. Bantuan akan didistribusikan ke titik-titik yang sudah ditentukan oleh pos komando.

Bantuan seberat 15 ton tersebut akan didistribusikan ke Kabupaten Lembata dan Alor yang terdampak Seroja beberapa waktu lalu.  

Kepala BNPB Doni Monardo mengimbau setiap bantuan logistik yang data untuk segera disalurkan kepada masyarakat.

“Jangan menimbun logistik di gudang, apapun bentuknya. Kecuali jika sudah kebagian semua dan ada cadangan, maka dilihat jangan sampai ada daerah yang tidak terjangkau atau tidak terbantukan,” ujar Doni saat rapat koordinasi antar pos komando (posko) di beberapa wilayah NTT, Rabu (7/4).

Ia menambahkan bahwa setiap daerah yang terisolir, siapa pun yang tahu agar melaporkan dan memberikan informasi ke posko.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan kepada warga terdampak yaitu pelayanan dapur umum. TNI di bawah Kodam Udayana menggelar 28 dapur umum yang tersebar di delapan kabupaten terdampak. Doni telah meminta dukungan penuh TNI dan Polri yang memiliki kekuatan yang mampu menembus medan berat ke lokasi terdampak. Seperti, fasilitas transportasi udara milik Polri yang Kamis (8/4) ini mengangkut tim ortopedi ke Kabupaten Alor.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri