Tahun Depan, Pemerintah Naikkan Dana Desa 100 Persen

Sejak 2015 dana desa terus mengalami kenaikan. Pada 2017 ini pemerintah mengalokasikan dana desa sebesar Rp60 triliun. Pada tahun ini tiap desa masing-masing mendapat Rp800 juta.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 28 Apr 2017 22:13 WIB

Author

Frans Mokalu

Tahun Depan, Pemerintah Naikkan Dana Desa 100 Persen

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putra Sandjojo. (Foto: ANTARA)


KBR, Cirebon - Pemerintah pusat akan kembali menaikkan alokasi Dana Desa (DD) pada 2018. Kenaikan diperkirakan mencapai 100 persen.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putra Sandjojo mengatakan kenaikan alokasi dana desa itu diharapkan bisa mempercepat pembangunan di pedesaan.

"Tahun depan alokasi Dana Desa dinaikkan menjadi Rp120 triliun. Jadi desa juga bisa mendapatkan Rp1,6 miliar. Ditambah dengan Anggaran Dana Desa (ADD) dari pemerintah daerah dan provinsinya masing-masing," kata Eko saat mengunjungi Desa Pabedilan Kaler, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (28/4/2017).

Baca juga:


Menteri Desa Eko Putra mengatakan sejak 2015 dana desa terus mengalami kenaikan. Pada 2017 ini pemerintah mengalokasikan dana desa sebesar Rp60 triliun. Pada tahun ini tiap desa masing-masing mendapat Rp800 juta.

"Presiden melihat Dana Desa ini efektif dalam memberdayakan masyarakat desa, meningkatkan infrastruktur desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Eko Putra.

Ia juga melihat penyerapan dana desa terus meningkat. Pada 2015 penyerapan dana desa hanya sekitar 80 persen, namun pada 2016 penyerapannya meningkat mencapai 99,8 persen.

"Penyerapan dana desa dari tahun ke tahun terus menunjukkan angka yang diharapkan," tambah Eko Putra.

Meski begitu, kata Eko Putra, penaikan alokasi dana desa hanya ditujukan untuk desa yang tertib mengikuti aturan dan administrasi penggunaan.

"Kalau desa yang tidak tertib mengikuti aturan, maka dana desa tidak naik. Karena itu, masyarakat dan aparat desa harus betul-betul bersinergi menggunakan dana desa dengan baik," tambah Eko Putra.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN