Rini Soemarno: Siemens Akan Bangun Turbin Listrik di Indonesia

Kerjasama tersebut nantinya akan dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara dengan perusahaan asal Jerman yaitu Seamens.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 21 Apr 2016 11:16 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Rini Soemarno: Siemens Akan Bangun Turbin Listrik di Indonesia

Menteri BUMN Rini Soemarno. Antara Foto

KBR, Banyuwangi- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengatakan sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan asal Jerman, dalam pembangunan turbin untuk pembangkit listrik. Menurutnya, kerjasama tersebut nantinya akan dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara dengan perusahaan asal Jerman yaitu Siemens.

“Di sana kita kerjasama dengan Siemens yang tadi untuk turbin itu yang anda katakan. Jadi kan selama ini kita import padahal kita membutuhkan mesin- mesin power plun banyak sekali. Jadi minimal yang kecil 25 mega waat  sampai 50 mega waat kita harapkan kita harus  mulai bisa membangun disini. Jadi kita menjalin kerjasama dengan Siemens insya allah dalam waktu 2 tahun ini kita bisa mencapai  40 persen loko konten,” kata Rini Soemarno.

Selain kerjasama listrik, Rini Soemarno menambahkan, Indonesia juga sedang menjajaki kerjasama di bidang mesin pesawat. Menurutnya, Indonesia saat ini belum bisa membuat mesin pesawat sehingga harus membeli ke luar negeri.

Meski demikian, kata dia, harus ada timbal balik dari pembelian tersebut. Salah satu pembelian mesin pesawat yang sedang dibahas yaitu pembelian dari Rolls Royce atau GE (General Electric Company) dengan pihak PT Garuda Indonesia yang diwakili Direktur Utamanya, M Arief Wibowo.

Editor: Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17