Bagikan:

Satgas Covid: Indonesia Telah Lalui Puncak Kasus Omicron

"Indonesia telah berhasil melalui puncak Omicron yang ditunjukan dengan tren perbaikan data-data kasus secara menyeluruh."

NASIONAL

Rabu, 16 Mar 2022 07:45 WIB

Omicron Siluman Datang dari Luar Negeri

Dokter Patologi Klinik memeriksa sampel media pembawa COVID-19 untuk penelitian di Lab Surabaya, Jatim (6/2/2020) (Foto: Antara/Umarul Faruq)

KBR, Jakarta-  Satgas Penanganan Covid-19 menyebut Indonesia telah melewati puncak kasus Covid-19 akibat varian Omicron.   Juru Bicara Satgas Wiku Adisasmito, mengatakan kasus positif terus turun.

"Indonesia telah berhasil melalui puncak Omicron yang ditunjukan dengan tren perbaikan data-data kasus secara menyeluruh. Hanya dalam tiga minggu berturut-turut, kasus positif mingguan telah turun sebesar 64 persen setelah mencapai puncak tertinggi pada pertengahan Bulan Februari silam. Meskipun lebih lambat, kasus kematian juga menunjukan tren penurunan hingga 10 persen dari puncak," kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa (15/3/2022).

Juru Bicara Satgas Wiku Adisasmito menambahkan, perbaikan juga terjadi pada kasus aktif, kesembuhan, dan keterisian rumah sakit.

Baca juga:

- Pakar Ingatkan Varian Omicron Siluman Sulit Terdeteksi

- Pemerintah Ajak Warga Waspadai Dampak Omicron Siluman


Wiku menyebut, kasus aktif minggu ini berkisar 340 ribuan, menurun dari pekan sebelumnya yang mencapai 470 ribuan.

Sementara tingkat kesembuhan kini berada di angka 91 persen, meningkat dari pekan lalu yakni 89 persen. Meningkatnya angka kesembuhan berdampak pada menurunnya keterpakaian tempat tidur Covid-19 hingga 20 persen.

"Selepas keberhasilan ini, tongkat estafet pengendalian kasus sudah akan lebih banyak berpindah pada individu dan kelompok. Jika di masa genting dianggap perlu pengendalian kasus segera dengan kebijakan berlapis yang ditetapkan pemerintah, di masa adaptasi kebijakan mulai disesuaikan kembali," ujarnya.

 

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Pengungsi dan Persoalan Regulasi di Indonesia