Kapolri Perintahkan Kapolda Baru Sumut Bereskan Karhutla

BNPB menemukan 59 titik panas di Sumetaera, enam diantaranya berada di Sumetara Utara.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 10 Mar 2016 11:54 WIB

Author

Gilang Ramadhan

Kapolri Perintahkan Kapolda Baru Sumut Bereskan Karhutla

Ilustrasi Karhutla. Foto: dephut.go.id

KBR, Jakarta- Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Badrodin Haiti, memerintahkan Kapolda Sumatera Utara yang baru untuk menyelesaikan kasus kebakaran hutan dan lahan. Badrodin mengatakan, itu adalah prioritas utama Kapolda Sumut yang baru, Raden Budi Winarso.

"Lakukan antisipasi terhadap kebakaran hutan dan lahan dengan mengedepankan peran Babinkantibmas," kata Kapolri saat sertijab perwira tinggi polri, Kamis (10/03/2016).

Minggu lalu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggunakan satelit modis dengan sensor terra aqua kembali mendeteksi adanya kebakaran hutan dan lahan di Sumatera. BNPB menemukan 59 titik panas. Enam diantaranya berada di Sumetara Utara. Badrodin mengatakan, lokasi kebakaran hutan dan lahan berada di daerah langganan yang hampir setiap tahun berulang.

"Koordinasi dengan stakeholder terkait dalam melakukan pencegahan dan penanganan lebih awal sehingga kebakaran tidak sempat meluas," perintah Badrodin kepada Budi Winarso.

Berdasarkan data BNPB, daerah yang terbakar adalah kebun masyarakat, semak belukar, dan konsesi milik perusahaan. Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan perusahaan yang kebunnya terbakar. 

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 7

Ragam Bisnis Sustainable Fashion

Kabar Baru Jam 8

Akses Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas termasuk Orang dengan Kusta