Dorong Integrasi Data Pembiayaan, OJK Luncurkan SIJINGGA dan SIPP

"Sehingga nanti sistem terintegrasi industri keuangan nanti akan lengkap seluruhnya dan bisa diakses oleh pihak-pihak terkait, dalam hal ini BI, OJK, dan LPS."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 08 Mar 2016 20:04 WIB

Author

Dian Kurniati

Dorong Integrasi Data Pembiayaan, OJK Luncurkan SIJINGGA dan SIPP

KBR, Jakarta– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Sistem Informasi Perizinan Lembaga Jasa Keuangan (SIJINGGA) dan Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan Pembiayaan (SIPP). Kedua sistem  untuk mendorong integrasi industri keuangan non bank (IKNB). Ketua  OJK Muliaman Hadad mengatakan, dua sistem berbasis online itu akan mengumpulkan informasi tentang perusahaan pembiayaan di OJK, karena sebelumnya informasi itu juga berada di Bank Indonesia.

“Sesuai amanat undang-undang OJK, OJK diminta membangun sistem informasi yang terintegrasi. Hari ini, kita sudah mulai dengan perusahaam pembiayaan. Kebetulan, selama ini masih digabung dengan sistem yang ada di BI, kemudian nanti akan dialihkan ke sistem di OJK,” kata Ketua  OJK Muliaman Hadad  di di Hotel Double Tree, Selasa (08/03/16). 

Muliaman melanjutkan, "sehingga nanti sistem terintegrasi industri keuangan nanti akan lengkap seluruhnya dan bisa diakses oleh pihak-pihak terkait, dalam hal ini BI, OJK, dan LPS."

Muliaman mengatakan, SIJINGGA dan SIPP akan mempermudah perusahaan pembiayaan dalam mengurus perizinan. Pasalnya, selama ini perusahaan itu mengurus perizinan di BI dan OJK sekaligus, serta harus berulang kali mendatangi kedua kantor itu.

Melalui dua sistem itu, kata Muliaman, pengurusan izin akan lebih mudah, cepat, dan transparan. Selain itu, kedua sistem itu juga untuk menjawab tantangan OJK untuk meningkatkan pelayanan kepada IKNB.

Muliaman berujar, pengembangan sistem itu akan mendorong pengawasan perusahaan pembiayaan secara terintegrasi. Saat ini, arah kebijakan  OJK adalah mengembangkan suatu sistem pelaporan terintegrasi melalui integrated reporting gate (IRG) dengan menggunakan basis Extensible Business Reporting Language (XBRL).


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN