Satgas: Penyintas Covid-19 Alami Banyak Masalah Psikologis

"Mereka menstigma dirinya sendiri, nah ini tentunya akan bisa berdampak pada saat mereka harus bersosialisasi dan sebagainya"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 17 Feb 2021 21:07 WIB

Author

Fadli Gaper

Satgas: Penyintas Covid-19 Alami Banyak Masalah Psikologis

Ilustrasi seputar covid-19. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Penyintas Covid-19 diketahui memiliki banyak gangguan psikologis.

Hasil penelitian kualitatif yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan, penyintas mengaku merasa memiliki banyak masalah kejiwaan.

Mulai dari merasa sendirian atau tersisih, tidak bisa bernafas, sulit bisa berpikir, merasakan sesuatu yang tidak jelas, menakutkan, dan sesuatu yang tidak beres dalam tubuhnya serta masih banyak lagi.

Koordinator Program Psikologi Satgas Penanganan Covid-19, Endang Mariani mengingatkan, penyintas Covid-19 harus melakukan proses penyembuhan diri. Misalnya melakukan hal bermanfaat sekaligus menyenangkan.

"Mereka menstigma dirinya sendiri, nah ini tentunya akan bisa berdampak pada saat mereka harus bersosialisasi dan sebagainya. Jelas salah satu yang terlihat adalah penurunan produktivitas, itu sangat terlihat dan juga tadi sudah disebutkan, ada disfungsi psikologis maupun perubahan perilaku, misalnya jadi mood, emosional dan sebagainya," katanya dikutip dari kanal BNPB Indonesia, Rabu (17/2/2021).

Endang Mariani juga mengungkapkan gejala Delirium yang merupakan gejala baru Covid-19.

Gejala itu, kata dia, mulai dari sulit fokus, suka melamun, daya ingat menurun, kesulitan berbicara, halusinasi, mudah tersinggung, sering gelisah, dan kebiasaan tidur berubah.

Sementara itu, jumlah total kasus positif Covid-19 di Tanah Air, mencapai lebih dari 1,2 juta kasus.

Penambahan kasus baru pada Rabu (17/2/2021) sebanyak lebih dari 9.600 kasus.

Jumlah pasien sembuh bertambah lebih dari 8 ribu orang, dan menjadikan total pasien sembuh menjadi lebih dari 1 juta orang. Pasien meninggal, dalam dua hari terakhir, bertambah 192 orang. Angka itu menjadikan pasien meninggal berjumlah total lebih dari 33 ribu orang.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri