Bagikan:

2022, Investasi Paling Tinggi untuk Industri Logam dan Turunannya

Angka investasi sektor industri logam dasar dan lain-lain mencapai lebih dari Rp150 triliun dari total realisasi investasi 2022 yang mencapai lebih dari 1.200 triliun Rupiah.

NASIONAL

Selasa, 24 Jan 2023 23:44 WIB

investasi

Pekerja beraktivitas di pabrik baja di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (12/1/2023). (Foto: ANTARA/Fauzan)

KBR, Jakarta - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut sepanjang tahun 2022 investasi yang masuk ke Indonesia paling tinggi adalah untuk sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya.

Angkanya melebih Rp150 triliun dari total realisasi investasi 2022 yang mencapai lebih dari 1.200 triliun Rupiah.

"Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya itu nomor 1, sebesar Rp171,2 triliun. Kemudian pertambangan sebesar Rp136,4 triliun nomor 2, transportasi gudang dan telekomunikasi itu Rp134,3 triliun, perumahan kawasan industri dan perkantoran 109,4 triliun, dan industri kimia dan farmasi sebesar Rp93,6 triliun," kata Bahlil dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022, Selasa (24/1/2023).

Baca juga:


Bahlil mengatakan realisasi investasi sepanjang tahun 2022 atau sejak bulan Januari hingga Desember telah melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp1.200 triliun. Kenaikan mencapai 100,6 persen dari target.

"Saya dulu katakan bahwa saya janji insya Allah bisa tercapai. Alhamdulillah, kita mampu realisasi Rp 1.207,2 triliun, secara year on year (yoy) tumbuh 34 persen. Ini pertumbuhan investasi terbesar. Dan untuk Indonesia sepanjang sejarah yang ada, ini terbesar 34 persen," kata Bahlil dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022 (24/01/23).

Investasi tersebut datang dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 552,8 triliun atau 45,8 persen, dan Penanaman Modal Asing (PMA) adalah Rp 654,4 triliun atau 54,2 persen.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Laku Ramah Lingkungan dari Bilik Kecil Kantin Sekolah di Bali

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending