Banyumas Tunda Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

“Banyumas yang rencananya vaksinasi akan mulai dilaksanakan pada 14 Januari 2021 ini, digeser menjadi pertengahan Februari tahun 2021 ini."

NASIONAL | RAGAM

Rabu, 13 Jan 2021 14:54 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

Banyumas Tunda Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Ilustrasi: Petugas mengambil plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19, di PMI Banyumas, Jateng, Senin (7/12). (Antara/Idhad Zakaria)

KBR, Banyumas- Vaksinasi Covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah yang rencananya akan dilaksanakan mulai 14 Januari 2021, digeser atau diundur ke   Februari 2021. Hal ini disampaikan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein.

Husein tak menyebut tanggal pasti dimulainya vaksin Covid-19. Hanya saja, dia menyatakan bahwa vaksinasi akan dilakukan pada pertengahan Februari 2021 mendatang.

Husein menjelaskan, pengunduran vaksinasi Covid-19 dilakukan lantaran Banyumas masuk fase kedua, atau gelombang kedua vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah. Dia juga tak menjelaskan faktor yang menyebabkan Banyumas dimasukkan dalam wilayah gelombang kedua vaksinasi.

“Banyumas yang rencananya vaksinasi akan mulai dilaksanakan pada 14 Januari 2021 ini, digeser menjadi pertengahan Februari tahun 2021 ini. Karena masuk dalam fase kedua, atau gelombang kedua di Jawa Tengah,” kata Achmad Husein.

Sebelumnya vaksinasi Covid-19 di Banyumas rencananya bakal lebih cepat dari daerah lainnya, yakni pada 14 Januari 2021. Tetapi, lantaran Banyumas masuk dalam gelombang kedua, maka vaksinasi itu ditunda, hingga turun kepastian jadwal selanjutnya.


Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Pesan untuk Kapolri Baru terkait Catatan Pelanggaran HAM

Sudah Negatif Covid, Perlu Swab Ulang?

Kabar Baru Jam 8

Strategi Pengusaha Hotel dan Resto Merespons PPKM