Bantu Pasien, PMI Minta Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen

"Karena itulah dibutuhkan suatu pendorong untuk lima kali lipatnya. Baru kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, untuk bisa mengurangi tingkat kematian bencana ini,"

RAGAM | NASIONAL

Selasa, 19 Jan 2021 11:41 WIB

Author

Fadli Gaper

Bantu Pasien, PMI Minta Penyintas  Covid-19   Donorkan  Plasma Konvalesen

Satgas Covid-19 bersama Kodim 0905 gelar donor plasma konvalesen di aula Makodim Balikpapan, Kaltim, Kamis (07/01). (KBR/Teddy)

KBR, Jakarta-  Palang Merah Indonesia (PMI) meminta penyintas covid-19 mendonorkan plasma konvalesen. Menurut Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, sejak Mei tahun lalu, Palang Merah Indonesia (PMI) baru menerima 7.000 plasma konvalesen dari para penyintas COVID-19. Donor plasma konvalesen itu langsung mendapat supervisi dari Lembaga Biomolekuler Eijkman.

Kata bekas Wapres itu, rata-rata ada 40 plasma konvalesen perhari yang diterima. Jumlah itu masih sangat kurang, karena permintaan plasma konvalesen perhari ke PMI, berjumlah 200 plasma.

Jusuf Kalla mengatakan, jumlah pendonor plasma konvalesen dari penyintas COVID-19, harus ditingkatkan lagi jumlahnya hingga lima kali lipat. Sehingga bisa mencapai 5.000 plasma konvalesen per bulan.

"Karena itulah dibutuhkan suatu pendorong untuk lima kali lipatnya. Baru kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, untuk bisa mengurangi tingkat kematian  bencana ini," ujar Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, yang berharap para penyintas COVID-19 bersedia mendonorkan plasma konvalesennya, untuk mengobati pasien kritis maupun bergejala ringan.

Terapi plasma konvalesen berpijak pada pemahaman bahwa seorang penyintas COVID-19, setelah sembuh akan membentuk antibodi dalam tubuhnya. Antibodi itu tersimpan dalam plasma darah, dan itulah yang didonorkan kepada pasien COVID-19 lain yang belum sembuh.

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10