Share This

[Advertorial] Listrik Mati, Tenaga Kesehatan Universitas Makassar Membawa Genset Sendiri

Untuk mengatasi kendala listrik, tim tenaga kesehatan dari Universitas Makassar membawa sendiri genset agar bisa melakukan pengobatan.

KABAR BISNIS , KABAR BISNIS

Selasa, 02 Okt 2018 09:55 WIB

Bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu mengakibatkan kerusakan infrastruktur termasuk aliran listrik. Akibatnya, pengobatan medis bagi korban bencana jadi terkendala.

Meski demikian, pengobatan harus tetap dilakukan. Karena itu, untuk mengatasi kendala listrik, tim tenaga kesehatan dari Universitas Makassar membawa sendiri genset agar bisa melakukan pengobatan.

Tim yang berangkat adalah Orthopaedi 6 orang, dokter umum 2 orang, dokter mata 2 orang, Anestesi 2 orang, Internis 3 orang, Vorensik 4 orang, dan teknisi lainnya.

Tim yang dipimpin oleh Prof. Idrus itu berhasil merapat ke lokasi terdampak melalui jalur darat dan udara pada 31 September.

Prioritas penanggulangan kegawatdaruratan bencana saat ini dan yang perlu ditangani segera adalah evakuasi korban, penanganan medis, pemulihan jaringan listrik, penanganan pengungsi (tenda, logistik, air bersih), dan jaminan rasa aman bagi warga (cegah penjarahan).

Di samping itu, semua sektor kesehatan melakukan koordinasi untuk merapat ke Palu dan Donggala. Selain itu, tim Orthopaedi dilaporkan sudah sampai ke lokasi bencama untuk melakukan pemetaan lapangan.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.