[Advertorial] Friends of Creative Economy (FCE) 2019

FCE 2019 sepakat untuk mendukung rancangan resolusi Majelis Umum PBB tentang International Year of Creative Economy for Sustainable Development 2021

KABAR BISNIS

Jumat, 06 Sep 2019 13:30 WIB

Author

Eka Lestari

[Advertorial] Friends of Creative Economy (FCE) 2019

Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2019 telah berlangsung tanggal 2-3 September 2019.  Pertemuan tahun ini, diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia di Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort, Bali, Indonesia. Pertemuan ini dihadiri oleh setidaknya 200 delegasi dari 37 negara yang terdiri atas perwakilan pemerintah, akademisi, masyarakat sipil, media, dan swasta, atau juga disebut penta-helix, serta perwakilan dari UNCTAD dan UNDP (daftar terlampir). Pertemuan ini merupakan kali yang pertama setelah penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) pada bulan November tahun 2018.

Tahun ini, FCE Meeting mengangkat tema “Reviewing the Implementation of Bali Agenda”, FCE 2019 ini membahas kemajuan dan implementasi Bali Agenda on Creative Economy. Acara ini juga menjadi sesi pertemuan sebelum World Conference on Creative Economy (WCCE) kedua yang akan diselenggarakan di Dubai tahun 2020. Pertemuan ini membahas pentingnya kerja sama antar pemangku kepentingan terkait, termasuk lembaga-lembaga PBB, untuk mengembangkan riset dan diskusi tentang ekonomi kreatif. Hal ini memungkinkan terciptanya lingkungan yang bisa meningkatkan kesadaran sebagai instrumen pembangunan, menyediakan pembelajaran dan praktik terbaik, serta mengatasi tantangan dalam mengembangkan sektor kreatif. 

Dalam pertemuan ini, FCE 2019 sepakat untuk mendukung rancangan resolusi Majelis Umum PBB tentang International Year of Creative Economy for Sustainable Development (Tahun Internasional bagi Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan) 2021. FCE 2019 juga menyepakati pentingnya kolaborasi antara semua pemangku kepentingan terkait dan kebutuhan untuk melembagakan hasil dari FCE. Dalam hal ini, pertemuan juga sepakat untuk menyelenggarakan pertemuan FCE setiap tahun. 

Acara ini dibuka oleh Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Bapak Ricky J. Pesik, dan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Bapak A.M. Fachir. Dalam sambutannya, kedua pemimpin tersebut menekankan potensi kontribusi ekonomi kreatif dalam mencapai Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bapak Thomas Lembong juga memberikan sambutan melalui konferensi video secara langsung. Thomas Lembong menggarisbawahi pentingnya berinvestasi dalam bidang kreatif yang saat ini sedang diminati oleh kelas menengah yang kian bertambah dan juga didorong oleh perubahan perilaku konsumsi global dari konsumsi berbasis barang ke industri dan gaya hidup.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Puluhan Pabrik Tahu di Sidoarjo Gunakan Sampah Plastik Impor untuk Bahan Bakar