Share This

Merayakan Hari Bumi dengan Ngaruwat Bumi

Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun KBR ke-16.

, BERITA , PILIHAN REDAKSI , KABAR BISNIS

Rabu, 22 Apr 2015 09:27 WIB

Ngaruwat Bumi Sarongge

Ngaruwat Bumi Sarongge

Tahun ini, KBR akan merayakan Hari Bumi 22 April 2015 sekaligus merayakan ulang tahun KBR yang ke-16, pada 29 April mendatang. Caranya adalah dengan menanam pohon bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Acara menanam pohon ini dikemas dengan tema “Ngaruwat Bumi” dan dilakukan di Tunggilis, kaki Gunung Geulis, Cianjur, Jawa Barat. Tunggilis berjalan sekitar 8 kilometer dari Sarongge, lokasi adopsi pohon yang digagas Green Radio dan KBR.

Lewat “Ngaruwat Bumi”, KBR ingin berterima kasih kepada para petani yang telah bersedia turun gunung dan membantu menanam area hutan yang semula menjadi kebun tempat mereka menanam sayur-sayuran.

Selain itu juga akan digelar diskusi “Bincang Hutan” yang menyoroti tema partisipasi warga dalam ikut merawat dan mengkonservasi hutan – dengan mengambil contoh keberhasilan di Sarongge. Harapannya, Pemerintah akan menjadikan Sarongge sebagai percontohan yang kemudian bisa diduplikasi di daerah lain yang hutannya mulai menipis.

Dalam acara menanam pohon ini, KBR sekaligus mengajak para adopter pohon yang berpartisipasi dalam program Adopsi Pohon yang dahulu dimotori oleh Green Radio Jakarta. Bagi Anda yang pernah mengadopsi pohon di Sarongge, yuk datang juga ke sana dan ikut berterima kasih kepada para petani, merayakan Hari Bumi sekaligus merayakan ulang tahun KBR yang ke-16.  

Acara ini didukung oleh BRI, ExxonMobil Indonesia dan Astra Internasional. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.