Share This

Indonesia Lolos Final Piala AFF

Skor berakhir imbang 2-2

BERITA , OLAHRAGA

Rabu, 07 Des 2016 21:31 WIB

Selebrasi Kapten Timnas Boaz Solossa di ajang semi final piala AFF. (Foto: Antara)

KBR- Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak piala Final piala AFF 2016 meski hanya bermain imbang 2-2 melawan Vietnam. Hasil ini didapat lewat perpanjangan waktu setelah Indonesia kalah 2-1 dalam waktu normal 90 menit. Itu berarti Vietnam berhasil menyamakan kedudukan agregat.

Indonesia  sebelumnya unggul 1-0 lewat gol Stefano Lilipaly pada menit ke-54. Bahkan Vietnam harus bermain dengan 10 pemain setelah kiper mereka diusir karena protes keras terhadap putusan wasit. Namun keunggulan jumlah pemain dan gol itu tak dimanfaatkan timnas. Justru Boaz, dkk kebobolan 2 gol melalui  Thanh Vu Van pada menit ke-83 dan 90.

Saat memasuki babak perpanjangan waktu babak pertama, kiper dadakan Vietnam melanggar Rizki Pora di kotak penalti. Gol! Manahati Lestusen berhasil mengeksekusi bola penalti. Skor kini imbang 2-2.

Kejadian unik terjadi pada akhir babak perpanjangan waktu babak pertama. Wasit sebelumnya telah menunjuk titik putih kembali untuk Indonesia. Namun putusan itu akhirnya dibatalkan setelah hakim garis melihat tak ada pelanggaran. Meski diprotes timnas Garuda, namun wasit tak mengubah putusan itu.

Jual beli serangan juga masih terjadi pada babak perpanjangan waktu babak kedua. Namun skor tetap bertahan 2-2. Indonesia maju ke final Piala AFF 2016!

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.