Share This

Periksa Venue, Aher Pastikan Jabar Siap Gelar PON 2016

Jawa Barat menargetkan posisi juara umum dalam perhelatan olahraga nasional ini

BERITA , OLAHRAGA

Selasa, 15 Mar 2016 13:14 WIB

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan saat meninjau Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Foto: Rafik Meilana

KBR, Bogor - Jawa Barat siap menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Hal itu dikatakan Gubernur Ahmad Heryawan (Aher) saat meninjau beberapa venue di Gor Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa , 15 Maret 2016.

"Minggu lalu kita sudah rapat dengan perwakilan KONI seluruh provinsi di Indonesia dan mereka sendiri menyatakan terimakasih, bahwa Jabar telah siap melaksanakan PON," katanya usai meninjau venue sepakbola GOR Pakansari, Kabupaten Bogor.

Aher menjelaskan, seluruh venue maupun nonvenue PON yang terkonsentrasi di Bandung siap digunakan. Ia menargetkan posisi juara umum dalam perhelatan olahraga nasional ini. "Kita targetkan Jabar kahiji (Jabar juara pertama -red), karena semua sudah dipersiapkan dengan matang," jelasnya.

Pelaksanaan PON Jabar 2016 akan dihelat September mendatang di Stadion Sijalakharupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Sebagian besar kontingen akan bertanding di Bandung Raya. Sedangkan sebelas daerah lainnya yakni Sumedang, Pangandaran, Ciamis, Cirebon, Indramayu, Karawang, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.


Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.