Ribuan Rumah Makan di Situbondo Tak Bersertifikat Sehat

Hanya ada 9 hotel dan restoran saja yang memiliki sertifikat laik higienis dan sehat.

BERITA , NUSANTARA

Jumat, 23 Nov 2018 18:33 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Ribuan Rumah Makan di Situbondo Tak Bersertifikat Sehat

Ilustrasi: Dapur Rumah Makan (Foto: Antara)

KBR, Situbondo - Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat ada 1.000 lebih rumah makan di daerahnya belum memiliki sertifikat laik higienis dan sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Situbondo Abubakar Abdi mengatakan, masih banyak pemilik restoran dan rumah makan yang tak mengindahkan imbauan Dinas Kesehatan tentang pentingnya memiliki sertifikat laik higienis. Padahal aturan soal kewajiban memiliki sertifikat ini sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan No.1098/Menkes/SK/VII Tahun 2003 tentang Persyaratan Kesehatan Rumah Makan dan Restoran.

Kata Abubakar, sertifikat tersebut sangat diperlukan untuk memberikan jaminan kepada konsumen terhadap kebersihan makanan dan tempat. Terlebih lagi Kabupaten Situbondo akan menghadapi tahun kunjungan wisata pada 2019.

"Ini kan akan ada kunjungan wisata jadi harus kita siapkan betul. Kita lihat  dapurnya, kebersihanya  dapur sehat. Kita kasih edaran persyaratan untuk rumah makan, laik sehat itu bagaimana dan persyaratanya apa, jemput bola nanti kita datangi," kata Abubakar Abdi, Jumat (23/11/2018) di Situbondo.

Dikatakan Abubakar, berdasarkan data yang ia kumpulkan hanya ada 9 dari 29 hotel dan restoran yang bersertifikat laik higienis dan sehat. Sementara untuk rumah makan dan warung belum ada satupun yang memiliki sertifikat laik higienis dan sehat. Padahal ia mengklaim persyaratan mengurus sertifikat tidaklah sulit.

"Tim dari Dinas Kesehatan hanya akan memeriksa kelayakan tempat usaha serta peralatan yang digunakan mengolah makan," ujarnya. 

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan berencana membentuk tim khusus yang akan datang ke seluruh rumah makan, hotel dan restoran di Situbondo. Nantinya tim ini akan membantu para pengusaha untuk mengurus berbagai persyaratan agar menerima sertifikat laik higienis dan sehat dari Dinas Kesehatan. 

Editor: Friska Kalia 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Didesak Ungkap Jaringan Perdagangan Orang dengan Modus Pernikahan

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14