Share This

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Sistem Buka Tutup

Akibat penutupan pelabuhan itu, antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi maupun Pelabuhan Gilimanuk Bali mencapai tiga kilometer dari pelabuhan.

BERITA , NUSANTARA

Jumat, 04 Agus 2017 19:13 WIB

Sejumlah kapal bersandar di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (3/8/2017). PT ASDP memberlakukan buka tutup pelabuhan karena cuaca laut buruk di Selat Bali. (Foto: ANTARA/Budi Candra Setya)

KBR, Banyuwangi - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memberlakukan sistem buka tutup di jalur penyebrangan Ketapang-Gilimanuk.

General Manager PT ASDP Ketapang Banyuwangi Elvi Josa mengatakan sistem buka tutup terpaksa dilakukan demi keselamatan penumpang kapal, karena perairan di Selat Bali berpotensi cuaca buruk dengan gelombang laut dan angin cukup tinggi. Jika gelombang laut serta kecepatan angin tinggi, maka jalur penerbangan ditutup.

Elvi mengatakan PT ASDP juga terus berkoordinasi dengan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi untuk mengetahui informasi cuaca maritim terkini.

"Cuaca biasanya kita dari Syahbandar sama BMKG. Jadi jika memang kondisinya tidak memungkinkan untuk operasional kapal, maka sementara ditutup. Cuma sampai saat ini cuacanya masih bersahabat, tapi biasanya nanti Syahbandar dengan BMKG memberi berita ke kita untuk penutupan sementara, jadi kapal tidak diberangkatkan dulu," kata Elvi Josa di Banyuwangi, Jumat (4/8/2017).

Penutupan sementara diantaranya dilakukan Kamis (3/8/2017) pagi. Penutupan itu dilakukan karena gelombang di Selat Bali cukup tinggi dan sangat berbahaya bagi pelayaran. Pelabuhan Ketapang baru dibuka kembali Kamis (3/8/2017) malam, setelah kondisi cuaca kembali dinyatakan normal.

Akibat penutupan pelabuhan itu, antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi maupun Pelabuhan Gilimanuk Bali  mencapai tiga kilometer dari pelabuhan.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.