PT KAI Daop 9 Jember Batalkan 4 Perjalanan Kereta Api

"Bagi penumpang yang sudah memiliki tiket tersebut akan kami kembalikan biayanya 100 persen "

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 26 Mar 2020 14:35 WIB

Author

Hermawan Arifianto

PT KAI Daop 9 Jember Batalkan 4 Perjalanan Kereta Api

Penumpang turun dari kereta di Stasiun Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (24/3/2020). (Foto: Antara/Dedhez Anggara)

KBR, Banyuwangi- PT Kereta Api Indonesia (KAI)  Daerah Operasional  9 Jember, Jawa Timur, membatalkan empat perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah operasinya. Juru Bicara PT KAI Daop 9 Jember Mahendro Trangbwono mengatakan, pembatalan ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

“PT Kereta Api Daop 9 Jember mulai tanggal 1 Paril 2020 sampai 30 April 2020 akan  menghentikan atau membatalkan empat perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah daerah operasi 9 Jember. Bagi penumpang yang sudah memiliki tiket tersebut akan kami kembalikan biayanya 100 persen,”kata Mahendro Trangbawono hari ini Kamis (26/3/2020)  di Banyuwangi

Kereta Api yang dibatalkan keberangkatannya yakni, Kereta Api Mutiara Timur Siang relasi Banyuwangi – Surabaya, Kereta  Api  Logawa relasi Jember – Purwokerto,  Kereta Api  Pandanwangi relasi Banyuwangi – Jember, Kereta Api Pandanwangi relasi Jember – Banyuwangi.

Kata Mahendro, penumpang yang sudah memiliki tiket kereta api tersebut, pada periode 1 - 30 April, bisa menghubungi PT KAI Daop 9 untuk mengajukan pengembalian dana. 

Sementara itu, calon penumpang kereta api Akbar Wiyana mengaku telah mengetahui pembatalan perjalanan kereta api melalui situs pemesanan kereta api online. Dia mengaku tidak mempermasalahkan pengurangan jumlah keberangkatan untuk meminimalisir penyebaran virus corona. 

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pendapatan Film di Bioskop Amerika Kian Rendah Meskipun Mulai Dibuka

Pengesahan Undang-undang Cipta Kerja, Bukti Teranyar Memburuknya Iklim Demokrasi

Ronde 7 - Surat Cinta untuk Presiden

Kabar Baru Jam 7

Dinas Pariwisata Jateng Izinkan 400 Objek Pariwisata Buka Saat Pandemi