NASIONAL

Pengamat: Tak Ada Alasan Tolak Kehadiran Timnas Israel

"Menurut Akmal penolakan Timnas Israel ini mengandung muatan politis terlebih lagi kini jelang Pemilu 2024."

Ardhi Ridwansyah

Israel
Bacuya atau Badak Cula Cahaya, Maskot Piala Dunia U20 2023 di Indonesia. (Foto: antaranews)

KBR, Jakarta – Pengamat sepak bola Akmal Marhali menilai mestinya olahraga tidak dicampuradukkan dengan politik. Hal ini merespons penolakan massa terhadap keikutsertaan Timnas Sepak bola Israel dalam ajang Piala Dunia U-20 2023 yang digelar di Indonesia.

Akmal yang juga Koordinator Save Our Soccer (SOS) menjelaskan, Timnas Israel lolos ke Piala Dunia U-20 lantaran jadi runner up Piala Eropa U-19. Oleh sebab itu, tidak ada alasan massa menolak keikutsertaan Timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia.

“Israel itu lolos Piala Dunia itu berdasarkan hasil kualifikasi bukan kebijakan politik. Mereka lolos dari kualifikasi yang dilakukan sebagai runner-up Piala Eropa U-19 bukan hasil pemberian politik bukan kebijakan politik atau diundang oleh FIFA ,” kata Akmal saat dihubungi KBR, Senin (27/3/2023).

Menurut Akmal penolakan Timnas Israel ini mengandung muatan politis terlebih lagi kini jelang Pemilu 2024.

Dia pun berharap agar pemerintah segera mengurai pro-kontra di masyarakat agar ajang Piala Dunia U-20 bisa berjalan lancar diikuti 24 peserta sesuai dengan ketentuan. Hal itu juga mencegah Indonesia mendapat sanksi dari FIFA.

“Pemerintah harus meyakinkan FIFA bahwa piala dunia bisa digelar di Indonesia dengan 24 peserta yang ada. Kemudian dibuktikan dengan langkah-langkah yang diambil sama pemerintah untuk menyelesaikan pro-kontra yang ada saat ini termasuk di dalamnya jaminan tidak ada nanti tindakan-tindakan teror yang berlebihan terhadap peserta piala dunia,” ucap Akmal yang pernah jadi anggotaTim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan.

Baca juga:

- Menlu: Indonesia Tak Akan Buka Hubungan dengan Israel

- Indonesia Konsisten Dukung Palestina Meski Negara di Timur Tengah Berubah Sikap

Sebelumnya, gelombang penolakan terhadap keikutsertaan Timnas Sepakbola Israel dalam ajang Piala Dunia Usia 20 2023 yang digelar di Indonesia bermunculan. Sikap tersebut didasari atas penyerangan Israel terhadap negara Palestina yang kerapkali terjadi.

Penolakan terhadap Timnas Israel juga muncul dari Pemerintah Provinsi Bali. Imbasnya, federasi sepak bola dunia, FIFA membatalkan drawing Piala Dunia Usia 20 yang mestinya digelar 31 Maret mendatang di Bali.

Editor: Fadli

  • Israel
  • U20
  • SOS

Komentar (0)

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!