Sri Mulyani: Ekonomi Islam Harus Untungkan Seluruh Rakyat Indonesia

"Kami mengharapkan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia ke depan akan mampu memberikan sumbangsih yang nyata dalam menyelesaikan permasalahan keumatan dan kebangsaan."

BERITA | NASIONAL

Jumat, 13 Des 2019 18:34 WIB

Author

Adi Ahdiat

Sri Mulyani: Ekonomi Islam Harus Untungkan Seluruh Rakyat Indonesia

Sri Mulyani memberi sambutan setelah dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEII) di Jakarta, Jumat (13/12/2019). (Foto: Kemenkeu)

KBR, Jakarta- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memandang ekonomi Islam harus mampu menciptakan kebaikan bagi seluruh umat dan seluruh rakyat Indonesia.

Pandangan itu disampaikan Sri Mulyani setelah ia dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEII) periode 2019-2023 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

“Kami mengharapkan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia ke depan akan mampu memberikan sumbangsih yang nyata dalam menyelesaikan permasalahan keumatan dan kebangsaan,” kata Sri Mulyani di acara tersebut, seperti dilansir Antara, Jumat (13/12/2019).

"Kita juga memahami bahwa tujuan ekonomi Islam adalah identik dengan membangun prinsip keadilan melalui tata kelola yang baik, mengedepankan nilai-nilai kejujuran, integritas, kompetensi dan profesionalisme," ujarnya lagi, seperti dilansir situs Kemenkeu, Jumat (13/12/2019).


Baca Juga: Ekonomi Nasional Tumbuh, Tapi Penganggur Bertambah 50 Ribu Orang


Lima Isu Fundamental

Dalam acara ini, Sri Mulyani mengingatkan lima isu pembangunan yang menjadi fokus pemerintahan Presiden Jokowi, yaitu pembangunan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, regulasi yang simpel, birokrasi yang efisien dan melayani, serta transformasi ekonomi.

“Kelima isu fundamental tersebut tentunya juga menjadi bagian dari isu yang perlu seluruh Pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia pikirkan dalam menentukan program kerja selama empat tahun,” ujar Sri Mulyani.

Ia mengatakan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah perlu terus dikembangkan dan dibangun secara harmonis dengan program-program pemerintah.

"Keterlibatan IAEII harus relevan terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat baik hari ini maupun masa depan,” tegasnya lagi. 

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Menanti Nasib Ekspor Benur

Kabar Baru Jam 7