Ketum Baru, Paguyuban Suporter Pesimistis

"Kalau misalnya tidak ada keberanian dari Ketum, saya pikir harapan-harapan itu akan sulit"

BERITA | NASIONAL

Senin, 04 Nov 2019 10:01 WIB

Author

Astri Septiani

Ketum Baru, Paguyuban Suporter Pesimistis

Ketum PSSI terpilih Mochamad Iriawan berfoto bersama usai penutupan KLB di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). (Antara/Sigid)

KBR, Jakarta-    Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) pesimis dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Ketua Umum PSTI Ignatius Indro mengatakan, meskipun telah terpilih Mochamad Iriawan atau Iwan Bule sebagai Ketua Umum PSSI, namun di dalam kepengurusan PSSI yang baru, masih didominasi oleh orang-orang lama yang menurutnya tidak akan memberikan perubahan cukup berarti dalam lembaga induk sepak bola Indonesia tersebut.

"Saya pikir ini harapannya hanya kepada individu dari Ketum. Kalau dari kepengurusannya, karena banyak sekali orang-orang lama, saya sih sudah tidak ada lagi harapan ya kalau dari kepengurusannya. Ada tidak  keberanian dari Ketum untuk mengubah semuanya? Untuk melakukan terobosan-terobosan, dan melawan kekuatan dari orang-orang lama yang ada di dalam tubuh PSSI? Kalau misalnya tidak ada keberanian dari Ketum, saya pikir harapan-harapan itu akan sulit tercipta," kata Indro kepada KBR, Minggu (3/10/2019).

Indro juga menilai, kepengurusan PSSI sebelumnya gagal total. Kata dia,  prestasi PSSI hancur lebur dalam kualifikasi piala dunia 2022, terlebih, 17 pengurus PSSI jadi tersangka dalam kasus pengaturan pertandingan.


Fokus

Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) meminta Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Anggota Komite Eksekutif (Exco) fokus pada kepengurusan PSSI. Alasannya agar program kerja yang direncanakan berjalan dengan baik. 

Ketua Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) Firman Utina mengatakan, untuk saat ini kepengurusan PSSI banyak memegang jabatan sebagai pemilik klub hingga menduduki jabatan struktural di kepolisian dan TNI.

"Kalau sekiranya mereka Exco-Exco ini mereka rata-rata saya lihat memegang tim juga, ya otomasis siapa yang menjalankan roda kompetisi nanti? Lalu pembenahan usia dini, kita belum tau siapa yang menjalani. Kalau sekadar nama doang tetapi yang menjalankan orang lain yang bukan di bidang itu, ya sama juga bohong," ujar Ketua Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) Firman Utina kepada KBR, Minggu (03/11/2019)

Firman Utina menyebut jika  Exco harus berfokus pada program kerja yang utama, seperti pembinaan usia dini hingga senior  agar menghasilkan pemain yang berkualitas. Kata dia, saat ini liga di Indonesia belum seluruhnya tertata dengan baik terutama untuk liga usia dini, karena belum ada mekanisme yang rinci untuk menjalankan kompetisi usia dini.

Sebelumnya, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI menghasilkan nama Mochamad Iriawan atau Iwan Bule sebagai Ketua Umum PSSI. Selain itu nama Iwan Budianto dan Cucu Sumantri terpilih sebagai Wakil Ketua Umum. KLB PSSI juga telah menetapkan 12 anggota komite eksekutif (Exco).  

Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik

Hari Pneumonia Sedunia, Mari Cegah Pneumonia pada Anak

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14