DKI Jakarta Siaga Hadapi Banjir

"Ada lebih dari 30 titik rawan banjir di Jakarta."

BERITA , NASIONAL

Jumat, 16 Nov 2018 16:33 WIB

Author

Astri Yuanasari

DKI Jakarta Siaga Hadapi Banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah kiri) berbincang dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis (tengah kanan) saat meninjau peralatan keselamatan seusai Apel Kesiapan dalam rangka Tanggap Musim Penghujan tahun 2018-2019 di Polda Metro Jaya, J

KBR, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan semua unsur siap menghadapi musim penghujan tahun ini. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mempimpin Apel Kesiapan Tanggap Musim Penghujan 2018 di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018) mengatakan, ada 3 kunci yang harus dipegang semua pihak untuk menghadapi banjir.

"Tiga kata kunci itu adalah siaga, tanggap, dan galang. Kita lakukan untuk mengirimkan pesan kepada seluruh warga ibukota bahwa jajaran Polda dan Pemprov dalam posisi siaga. Kita berharap lewat apel ini, warga Jakarta makin percaya diri bahwa musim hujan akan terlewati dengan baik," kata Anies.

Dikatakan Anies, tak hanya pemerintah, ia berharap seluruh komponen masyarakat juga harus tanggap dan responsif untuk segera bergerak jika ada masalah terkait banjir.

"Saya percaya bahwa musim penghujan kali ini insya Allah akan kita bisa tangani dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Apel Kesiapan Tanggap Musim Penghujan 2018 ini juga dihadiri Kapolda Metro Jaya Idham Azis serta diikuti pasukan yang terdiri dari berbagai elemen diantaranya Polisi, TNI, BPBD, Satpol PP dan beberapa lembaga lain.

Saat ini, Data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI mencatat ada lebih dari 30 titik rawan banjir. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah merekrut 1.400 relawan untuk memberikan laporan dan early warning soal banjir Jakarta. 

Selain itu, Pemprov DKI juga telah menyiagakan 450 pompa air untuk mengatasi ancaman banjir di Jakarta. Pompa air tersebut akan disiagakan di titik-titik yang rawan banjir. 

Baca juga: 

Editor: Friska Kalia  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.