Share This

Pasca-Gempa Sulteng, Ini Empat Prioritas Jokowi

Prioritas meliputi evakuasi korban, pertolongan medis, penanganan pengungsi, dan perbaikan infrastruktur.

BERITA , NASIONAL , NASIONAL

Selasa, 02 Okt 2018 13:37 WIB

Author

Dian Kurniati

Pasca-Gempa Sulteng, Ini Empat Prioritas Jokowi

Petugas dengan alat berat mengubur jenazah korban gempa Palu di TPU Poboya Indah, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (02/10/18). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyebut empat prioritas dalam penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Hal itu Jokowi sampaikan saat membuka rapat terbatas bersama sejumlah menterinya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (02/10/18).

Jokowi mengatakan, keempat prioritas itu meliputi evakuasi korban, pertolongan medis, penanganan pengungsi, dan perbaikan infrastruktur. Jokowi meminta empat hal tersebut   segera terpenuhi agar penanganan korban bisa maksimal.

Jokowi juga menunjuk Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai komandan penanganan gempa di Sulteng. Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto sebagai koordinator.

"Yang pertama, yang berkaitan dengan evakuasi korban, pencarian dan penyelamatan korban yang belum ditemukan. Oleh sebab itu, pagi ini saya minta Kepala Basarnas, nanti dibantu TNI dan Polri agar menambah personilnya, sehingga bisa menjangkau lebih banyak ke wilayah yang terdampak. Saya minta dibantu Kementerian PUPR soal alat beratnya, dan juga bisa memakai alat berat milik swasta," kata Jokowi di kantornya.

Jokowi mengatakan, proses evakuasi korban gempa dan tsunami memerlukan alat berat, karena kebanyakan korban tertimbun reruntuhan. Menurutnya, sekitar 20 alat berat yang sejak kemarin terkirim ke Sulteng, masih sangat kurang.

Jokowi meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono agar mengerahkan semua alat berat milik pemerintah yang ada di sekitar Sulteng, untuk dikirim ke Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Donggala. Selain itu, Jokowi juga meminta Basuki meminjam alat berat milik swasta, seperti dari pengusaha tambang, perkebunan, dan properti.

Baca juga:

Prioritas kedua Jokowi adalah soal pertolongan medis untuk korban terluka. Menurut Jokowi, tenda-tenda yang digunakan untuk perawatan korban masih sangat kurang. Sehingga, ia meminta semua kementerian dan lembaga yang masih memiliki tenda besar, agar segera dikirimkan ke lokasi gempa dan tsunami.

Jokowi pun memerintahkan TNI agar mengirim tenaga dan peralatan medis dari rumah sakitnya ke Palu. Sedangkan Menteri Kesehatan diminta memperbanyak rumah sakit lapangan, karena korban tak mungkin dirawat di dalam rumah sakit. 

Ketiga, Jokowi ingin para menterinya memastikan kesediaan bahan makanan dan kebutuhan perempuan, bayi, dan anak, terpenuhi di setiap pengungsian. Selain itu, Jokowi juga memerintahkan penyediaan air bersih dan listrik untuk pengungsi. Jokowi pun melibatkan anggota TNI dan polisi untuk menjaga distribusi logistik agar betul-betul sampai ke masyarakat.

Terakhir, Jokowi memerintahkan Basuki agar segera memperbaiki berbagai infrastruktur, terutama bandara dan jalan yang terputus akibat longsor. Menurut Jokowi, infrastruktur sangat diperlukan untuk memobilisasi logistik dan mengevakuasi korban.

Kemudian, Jokowi juga memerintahkan penyediaan listrik segera dilakukan, karena penanganan medis dan penyediaan air bersih juga memerlukan listrik. Selain itu, Jokowi juga meminta menterinya memastikan kesediaan BBM untuk masyarakat, agar tak sampai terjadi kelangkaan.

Editor: Gilang Ramadhan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.