Aturan Ganjil-Genap Baru Tidak Berlaku untuk Kendaraan Jenis Ini

Aturan ganjil-genap baru ini akan diberlakukan secara penuh mulai 9 September 2019.

BERITA , NASIONAL

Rabu, 07 Agus 2019 17:18 WIB

Author

Adi Ahdiat

Aturan Ganjil-Genap Baru Tidak Berlaku untuk Kendaraan Jenis Ini

Mobil listrik Ketua DPR Bambang Soesatyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (15/7/2019). Kendaraan pimpinan tinggi negara dikecualikan dari aturan ganjil-genap. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro A)

KBR, Jakarta- Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi memperluas pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor (ganjil-genap), hingga meliputi sejumlah ruas jalan berikut:

  1. Jl. Pintu Besar Selatan
  2. Jl. Gajah Mada
  3. Jl. Hayam Wuruk
  4. Jl. Majapahit
  5. Jl. Sisingamangaraja
  6. Jl. Panglima Polim
  7. Jl. Fatmawati (mulai simpang Jl Ketimun 1 sampai dengan simpang Jl TB Simatupang)
  8. Jl. Suryopranoto
  9. Jl. Balikpapan
  10. Jl. Kyai Caringin
  11. Jl. Tomang Raya
  12. Jl. Pramuka
  13. Jl. Salemba Raya
  14. Jl. Kramat Raya
  15. Jl Senen Raya
  16. Jl. Gn Sahari

Aturan ganjil-genap baru ini akan diberlakukan secara penuh mulai 9 September 2019.

Pembatasan akan diterapkan pada jam-jam sibuk, yakni pukul 06.00-10.00 dan 16.00-21.00 setiap hari Senin sampai Jumat. Aturan ini tidak berlaku pada hari Sabtu-Minggu dan hari libur nasional.


Kendaraan yang Dikecualikan

Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menegaskan, aturan ganjil-genap tidak berlaku bagi sejumlah kendaraan berikut:

  1. Sepeda motor
  2. Kendaraan yang mengangkut masyarakat disabilitas (akan dipasang stiker khusus)
  3. Pemadam kebakaran
  4. Angkutan umum plat kuning
  5. Kendaraan angkutan barang yang mengangkut BBM dan BBG
  6. Kendaraan pimpinan tinggi negara (presiden, wakil presiden, Ketua MPR, DPR, DPD, Ketua MA, MK, KY dan BPK)
  7. Kendaraan operasional berplat dinas kantor pemerintah/TNI/Polri
  8. Kendaraan pejabat negara asing dan lembaga internasional yang menjadi tamu negara
  9. Kendaraan untuk pertolongan kecelakaan lalu lintas
  10. Kendaraan untuk kepentingan khusus yang diawasi kepolisian, seperti mobil pengangkut uang

"Itu untuk pengecualian yang dikhususkan dari pengaturan ganjil-genap saat ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo, seperti dikutip dari Antara, Rabu (7/8/2019).

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945