Share This

Mudik Lebaran 2018, Mabes Polri: Lancar

"Saya dengan Kapolri dan Panglima monitor udara ke arah timur itu sangat lancar."

BERITA , NASIONAL

Senin, 11 Jun 2018 12:43 WIB

Kendaraan Pemudik melintas di jalur tol fungsional Batang-Samarang, Batang, Jawa Tengah, Minggu (10/6). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Juru bicara Mabes Polri, Setyo Wasisto mengatakan untuk tahun ini kepolisian sulit memprediksi puncak arus mudik lantaran pergerakan pemudik sudah terurai setiap hari.  Prediksi puncak mudik pada  9-10  cukup landai.

Kata dia hanya ditemukan kepadatan pada pagi hari tadi di beberapa tol, namun tidak mengakibatkan kemacetan.

"Kemarin perkiraan tanggal 9 dan tanggal 10 tapi rupanya tanggal 9 10 kemarin masih di bawah perkiraan. Jadi masih sangat lancar. Saya dengan Kapolri dan Panglima monitor udara ke arah timur itu sangat lancar. Kalaupun ada yang tersendat sedikit, semuanya jalan. Jadi tidak ada yang stuck sampai berjam-jam. Ini diharapkan dengan libur yang panjang maka bisa masyarakat memilih. Kalau kita pantau, tadi pagi juga cukup padat, cukup banyak yang mudik, tapi ada temen saya jam 3 berangkat jam 8 setengah sembilan tadi sampai Brebes," Ujar Setyo, di kantornya,  Senin, (11/06/2018).

Setyo mengatakan untuk melihat   letak puncak arus mudik tahun ini, hanya bisa dilihat dari grafik kendaraan yang tercatat di bagian lalulintas.   Sedangkan untuk arus balik, menurutnya juga tidak akan sepadat tahun sebelumnya lantara waktu libur yang cukup panjang.

"Nanti kita lihat grafiknya, yang paling tinggi mana, itu yang puncak. Selama ini jalan, kami monitor terus, teman teman juga dapat laporan. (Prediksi berikutnya?) Seperti yang saya bilang tadi, sebenarnya kemarin kita prediksinya 9 -10, tapi nyatanya masih di bawah prediksi. (Besok?) Kalau menurut saya tidak sih, sudah banyak yang sampai." Ujar Setyo.

Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.