Menkopolhukam Tegaskan Pemerintah Belum Cabut Kewarganegaraan WNI Eks-ISIS

"Kalau nanti mencabut kewarganegaraan pasti ada proses hukumnya,”

BERITA | NASIONAL

Kamis, 13 Feb 2020 14:37 WIB

Author

Dwi Reinjani

Menkopolhukam Tegaskan Pemerintah Belum Cabut Kewarganegaraan WNI Eks-ISIS

Tangkapan layar video pelatihan anak ISIS yang membakar paspor WNI.

KBR, Jakarta-  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan, pemerintah sampai saat ini belum mencabut status kewarganegaraan WNI eks-ISIS, yang diduga berada di sejumlah  kamp penampungan di Suriah, Turki, dan Irak. Ia mengatakan pemerintah hanya memutuskan tidak memulangkan mereka ke Indonesia atas dasar keamanan.

“Kitakan tidak mencabut kewarganegaraan,  cuma tidak boleh mereka pulang karena mereka ISIS. Kalau nanti mencabut kewarganegaraan pasti ada proses hukumnya,” ujar Mahfud di kantornya, Kamis (13/02/2020).

Mahfud mengatakan pencabutan kewarganegaraan harus melalui prosedur hukum. Jika prosedur hukum dilakukan maka mereka harus kembali, sedangkan pemerintah memutuskan tidak memulangkan mereka. Maka dari itu saat ini pemerintah tengah melakukan verifikasi ulang atau mendata 689 WNI eks-ISIS di Suriah.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyebut mereka dengan istilah ISIS eks-WNI. Kepala Staf Presiden Moeldoko memberi penegasan ratusan orang itu sebagai tak berkewarganegaraan.

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Pemeriksaan COVID-19 Bakal Ditingkatkan Jadi 300 Ribu Orang per Bulan

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17