Di Manapun Berada, Korsel Larang Warganya Konsumsi Ganja

Pemerintah Korea Selatan melarang warganya mengonsumsi ganja di manapun mereka berada. Sekalipun, saat warga Korea Selatan ada di negara yang melegalkan ganja.

BERITA , INTERNASIONAL

Rabu, 24 Okt 2018 20:28 WIB

Author

Pricilia Indah Pratiwi

Di Manapun Berada, Korsel Larang Warganya Konsumsi Ganja

Ilustrasi. (Foto: Creative Commons)

KBR - Pemerintah Korea Selatan melarang warganya mengonsumsi ganja di manapun mereka berada. Sekalipun, saat warga Korea Selatan ada di negara yang melegalkan ganja. Misalnya, di Kanada yang membolehkan konsumsi ganja untuk alasan rekreasional.

Jika kedapatan mengonsumsi ganja meski itu di negara yang melegalkan daun tersebut, penegak hukum tak segan memproses warga Korea Selatan tersebut. Demikian dilansir dari NY Times. 

"Perokok ganja akan dihukum sesuai dengan hukum Korea, bahkan jika mereka melakukannya di negara-negara di mana merokok ganja adalah legal. Tidak akan ada pengecualian," tegas Yoon Se-jin, Kepala Divisi Investigasi Kejahatan Narkotika di Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Nambu.

Pekan lalu Kanada menjadi negara kedua yang melegalkan ganja untuk tujuan rekreasi, setelah Uruguay.

Undang-Undang Narkotika milik Korea Selatan menyatakan, warga negara yang memiliki, mengangkut, atau mengonsumsi ganja adalah kejahatan yang dapat dihukum hingga lima tahun penjara atau denda hingga 50 juta won, sekitar Rp668 juta. Aturan ini berlaku bagi warga Korea Selatan di belahan negara manapun di dunia ini. Jaksa negara itu, sering mendakwa warga yang menggunakan ganja di luar negeri. 

Pihak berwenang biasanya tidak secara acak menguji warga yang kembali ke Korea Selatan, tetapi mereka terus mencermati orang-orang yang punya punya rekam jejak menggunakan ganja pada masa lalu. 

"Korea Selatan tidak dapat menyaring semua orang yang mengunjungi negara asing, tetapi polisi mempertahankan daftar hitam yang mengarah ke individu-individu tertentu yang diawasi," ujar Lee Chang-Hoon, seorang profesor di Departemen Administrasi Kepolisian di Universitas Hannam di Daejeon seperti dikutip dari Vice.

Polisi juga kadang-kadang menangkap orang-orang yang mempublikasikan diri dengan bangga melalui media sosial di internet saat mengonsumsi ganja.

Penyanyi pop dan selebritas televisi yang tertangkap merokok ganja sering diarak di depan media berita, dan dilarang tampil sebagai hukuman tambahan.

Data pemerintah menunjukan, terdapat sekitar 23 ribu mahasiswa Korea Selatan di Kanada. Pada Mei, sebanyak 293 ribu warga Korea Selatan berwisata ke negara itu. Korea Selatan telah menjadi penegak peraturan antinarkoba yang kuat. Pada 2017, polisi melaporkan 8.887 kasus kejahatan narkotika, naik dari 5.699 pada 2014.



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Mau Lawan Bullying? Mari Kembali ke Keluarga

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Gubernur Anies Didesak Tinjau Ulang Penerbitan IMB Pulau Reklamasi

Kabar Baru Jam 15