Demi Pasokan Pangan Masa Depan, Bank Gen Filipina Simpan 100 Varietas Padi

Varietas yang berada di bank gen beras terbesar di dunia ini berguna membantu petani mengembangkan tanaman padi yang mampu bertahan dari kekeringan dan banjir.

BERITA , INTERNASIONAL

Sabtu, 13 Okt 2018 12:12 WIB

Author

Pricilia Indah Pratiwi

Demi Pasokan Pangan Masa Depan, Bank Gen Filipina Simpan 100 Varietas Padi

Foto: Siebe Baarda

KBR - Lebih dari 100 ribu varietas padi disimpan di bank gen International Rice Research Institute (IRRI), yang berbasis di Los Banos, Filipina. Varietas di bank gen beras terbesar di dunia ini berguna membantu petani mengembangkan tanaman padi yang mampu bertahan dari kekeringan dan banjir.

Dilansir dari BBC, hal tersebut merupakan bagian dari upaya internasional untuk menyimpan benih di bank gen guna melindungi pasokan makanan di masa depan.

"Benih-benih ini adalah mukjizat. Kami percaya bahwa dalam keanekaragaman beras alami ini Anda memiliki hampir semua sifat beras yang ingin Anda cari," kata Marie Haga, direktur eksekutif organisasi nirlaba internasional, Crop Trust, yang mendanai IRRI secara permanen.

Ia mengatakan, beras relatif mudah disimpan, dan harus bertahan selama ratusan tahun pada suhu rendah.

Beras mengandung keragaman genetik yang dapat digunakan untuk membudidayakan tanaman padi baru yang tahan hama dan penyakit, serta banjir maupun kekeringan. Salah satu kemajuan yang terjadi baru-baru ini adalah terciptanya galur beras yang bisa bertahan hidup di wilayah yang dilanda banjir. Namanya, Scuba Rice.

"Scuba rice" telah diperkenalkan di Asia dan sekarang sedang diadaptasi untuk tumbuh di Afrika.

Ruaraidh Sackville-Hamilton, seorang ahli biologi evolusi yang mengelola bank gen IRRI, mengatakan pekerjaan melestarikan beras memiliki rekam jejak yang terbukti dalam membawa manfaat bagi dunia.

"Dengan koleksi yang terlindungi dengan aman, kami dapat terus menggunakannya untuk mengembangkan varietas padi yang lebih baik yang dapat digunakan petani untuk menanggapi tantangan dalam produksi beras, dan untuk beradaptasi dengan perubahan selera dan preferensi konsumen di mana-mana," katanya.

Beras menyumbang lebih dari 20% dari asupan kalori di seluruh dunia. Lebih dari 90% beras dunia diproduksi dan dikonsumsi di Asia dengan enam negara, yaitu Cina, India, Indonesia, Bangladesh, Vietnam dan Jepang. Konsumsi beras tahunan diperkirakan meningkat dari 420 ton menjadi 525 juta ton.



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.