Uni Emirat Arab Pantau Pergerakan Narapidana dengan Gelang Pintar

Gelang Pintar ini akan membantu pihak berwenang mengakses rincian dan melacak gerakan narapidana di dalam penjara

BERITA | INTERNASIONAL

Senin, 15 Okt 2018 16:56 WIB

Author

Pricilia Indah Pratiwi

 Uni Emirat Arab Pantau Pergerakan Narapidana dengan Gelang Pintar

Ilustrasi. (Foto: Neil Conway/Flickr/Creative Commons )

KBR-Jakarta Para narapidana di berbagai pusat hukuman di Sharjah, Uni Emirat Arab akan segera dipakaikan gelang-gelang cerdas berkode bar. Gelang tersebut akan membantu pihak berwenang mengakses rincian dan melacak gerakan narapidana di dalam penjara dengan mudah.

Direktur Jenderal Sharjah Reformatory and punitive Establishments (SRPE), Ahmed Abdulaziz Shuhail menjelaskan hal ini, seperti dilansir dari Khaleej Times.  Menurutnya, sistem gelang pintar ini dirancang untuk mempermudah akses informasi narapidana secara elektronik terkait dengan identifikasi pribadi, catatan kesehatan, kehadiran, dan kasus hukum.

"Ini akan segera beroperasi, karena mereka sedang mengaturnya dan memasukkan informasi dari para tahanan," Ujar Shuhail.

Setiap narapidana yang mengenakan 'gelang pintar' di pergelangan tangannya, akan membawa basis data terintegrasi dari setiap narapidana, termasuk tanggal proses pengadilan, hukuman, dan kejahatan yang mereka lakukan. Gelang ini akan dihubungkan ke layar pintar, yang dipasang di ruang khusus dengan sistem pelacakan.

Sistem pelacakan dirancang untuk menentukan gerakan dan tempat di mana para narapidana diizinkan. Narapidana dapat mengakses pintu dari area yang diizinkan, seperti area makanan, area olahraga, klinik, dan semua area layanan di dalam fasilitas.

Dengan teknologi ini juga, bisa ketahuan kalau ada seorang tahanan mencoba melarikan diri dengan menggunakan pintu yang tidak sah. Penjaga sel tahanan, tentu sangat terbantu dengan hal ini.

Shuhail menambahkan, barcode gelang pintar juga dapat digunakan dalam transaksi bank dengan maksimum penarikan 500 Dirham alias Rp2,06 juta "Dengan menggunakan barcode itu, akan menunjukkan gambar narapidana dan nomornya," jelasnya.

Ia juga menambahkan, layar gelang akan menampilkan sejumlah opsi, termasuk keluhan dan pertanyaan, permintaan kunjungan keluarga dan layanan medis.

Wah, kalau Indonesia ada gelang seperti ini juga, para pihak berwenang akan senang tentunya.

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pegawai KPK Berstatus ASN, Independensi KPK Terancam