Pandemi Covid-19 Memburuk, WHO Minta Warga Tetap di Rumah

"Meski situasi di Eropa mulai membaik, secara global situasi (pandemi) semakin buruk."

BERITA | INTERNASIONAL

Selasa, 09 Jun 2020 14:05 WIB

Author

Adi Ahdiat

Pandemi Covid-19 Memburuk, WHO Minta Warga Tetap di Rumah

Peta penyebaran Covid-19 di skala global. Semakin gelap warna wilayahnya, semakin banyak kasus infeksinya. (Gambar: WHO)

KBR, Jakarta - Organisasi kesehatan dunia WHO menyatakan situasi pandemi Covid-19 kian buruk. Hal ini disampaikan Dirjen WHO Tedros Ghebreyesus dalamĀ siaran persnya, Senin (8/6/2020).

"WHO sudah menerima laporan hampir 7 juta kasus Covid-19 dan sekitar 400 ribu kematian. Meski situasi di Eropa mulai membaik, secara global situasi (pandemi) semakin buruk," kata Tedros.

Tedros melaporkan dalam 10 hari belakangan penambahan kasus Covid-19 masih terus terjadi. Bahkan pada Minggu (7/6/2020) ada penambahan sekitar 136 ribu kasus infeksi baru dalam sehari, dan ini merupakan kasus penularan harian terbanyak dalam enam bulan belakangan. Menurut WHO kasus penularan baru itu paling banyak terjadi di wilayah Amerika dan Asia Selatan.

"Saat ini rasa puas diri menjadi ancaman terbesar bagi banyak negara. Padahal penelitian di skala global menunjukkan mayoritas orang masih rentan terhadap infeksi (Covid-19)," kata Tedros.

"Kami mendesak negara-negara terus melakukan pengawasan agar penularan virus tidak menguat, apalagi melihat saat ini beberapa negara sudah mulai membuka lagi kegiatan massal."

"Kami mengingatkan semua orang agar tetap di rumah, dan menghubungi layanan kesehatan jika sakit."

"Kami juga mendorong negara-negara untuk menguatkan langkah-langkah dasar perlindungan kesehatan: temukan semua kasus (Covid-19), isolasi, tes, rawat, lacak dan karantina semua orang dalam riwayat kontaknya," tegas Tedros.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Instagram Perketat Aturan Soal Iklan

Kabar Baru Jam 7

Menakar Tawaran Pembangkangan Sipil terhadap Undang-undang Cipta Kerja

Masa Depan Anak Broken Home

Kabar Baru Jam 8