Bagikan:

Penjara Terbuka di Finlandia Tanpa Pagar dan Kunci

Inilah penjara tanpa pagar, kunci dan seragam. Ini penjara terbuka. Napi di sini digaji Rp 103 ribu per hari, memiliki telepon genggam, bebas berbelanja ke kota,

BERITA | INTERNASIONAL

Kamis, 16 Apr 2015 11:16 WIB

Penjara Terbuka di Finlandia Tanpa Pagar dan Kunci

Penjara terbuka Finlandia (foto: pri.org)

Tak sulit menemukan para narapidana di Kerava, Finlandia. Mereka bisa dijumpai di lokasi budidaya tanaman di dalam greenhouse. Tujuh puluh napi tengah bekerja di tempat itu. 

Inilah penjara tanpa pagar, kunci dan seragam. Ini penjara terbuka. Napi di sini digaji Rp 103 ribu per hari, memiliki telepon genggam, bebas berbelanja ke kota dan mendapat jatah libur tiga hari setiap dua bulan. 

Penjara terbuka sudah diterapkan di Finlandia sejak 1930-an. Saat itu masih seperti kerja paksa. Saat ini, penjara terbyka digunakan sebelum para tahanan dibebaskan dan kembali ke masyarakat. 

Beberapa dekade yang lalu, Finlandia menjadi salah satu negara di Eropa yang memiliki jumlah napi tertinggi. Selama lebih dari 30 tahun, Finlandia terus memperbaiki kebijakannya soal hukuman penjara. Sejak itu, Finlandia menjadi negara  yang paling sedikit junlah napinya di Eropa. 

Hal ini terjadi setelah negara itu menerapkan penjara terbuka yang ditujukan untuk memperkenalkan kembali kehidupan normal kepada para tahanan. Sekitar sepertiga napi di Finlandia berada di penjara terbuka. 

Pemerintah menyatakan, tahanan yang sudah keluar dari penjara terbuka jarang ditangkap kembali sehingga jumlah orang yang masuk penjara berkurang hampir 20 persen. 

Penjara terbuka juga hemat biaya. Esa Vesterbacka, kepala Criminal Sanctions Agency menyebut penjara ini tak memerlukan sistem keamanan dan personil tambahan. Biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan napi juga berkurang sepertiganya. 

Kini ada penjara terbuka di lokasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Pulau Suomenlinna. Pulau itu masuk dalam daftar situs bersejarah UNESCO dan selalu dipenuhi turis saat musim panas. 

Satu-satunya yang membatasi penjara terbuka dengan apartemen dan museum adalah pagar berwarna kuning. Warga sekitar tak keberatan dengan kehadiran narapidana. Mereka malah senang karena napi rajin membersihkan fasilitas umum. (pri.org) 

 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 7

“Konversi Kompor Induksi untuk Tekan Subsidi Elpiji”

HUT RI Ke-77, Nasionalisme dan Prestasi Anak Bangsa

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending