Share This

Korban Bom Bunuh Diri Pakistan Menjadi 72 Orang

Mayoritas korban adalah umat Muslim.

BERITA , INTERNASIONAL

Senin, 28 Mar 2016 16:14 WIB

Lokasi serangan bom bunuh diri di Lahore, Pakistan (Foto: BBC)

Lokasi serangan bom bunuh diri di Lahore, Pakistan (Foto: BBC)

KBR – Korban serangan bom bunuh diri yang dilakukan di sebuah taman di Kota Lahore, Pakistan, kini bertambah menjadi 72 orang. Serangan bom bunuh diri ini terjadi di tengah perayaan Paskah di sana.

Seorang pejabat senior kepolisian setempat Haider Ashraf mengatakan, di antara 72 korban tewas ada 8 bocah yang tewas. Dan mayoritas korban adalah umat Muslim. Sementara pelaku bom bunuh diri mengaku menargetkan umat Kristen sebagai sasaran serangan bom bunuh diri tersebut. Hari ini, semua orang datang ke taman, tak hanya mereka yang merayakan Paskah.

Jamaatul Aurar, faksi Taliban Pakistan yang memisahkan diri, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Menurut mereka, serangan itu secara khusus ditujukan kepada orang Kristen.

Amerika mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya sebagai ‘tindakan pengecut’, seperti disampaikan juru bicara Dewan Keamanan Nasional Ned Price. (AP)

Editor: Citra Dyah Prastuti   

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.