Share This

Bagian Puing Malaysia Airlines Ditemukan di Afrika Selatan

MH370 ini dinyatakan hilang sejak dua tahun silam.

BERITA , INTERNASIONAL

Rabu, 23 Mar 2016 14:03 WIB

KBR - Satu bagian penutup mesin yang diduga berasal dari Malaysian Airlines MH370 ditemukan di Afrika Selatan. Puing itu segera diperiksa untuk dipastikan apakah betul dari pesawat yang dimaksud atau bukan. Pesawat jenis Boeing itu dinyatakan hilang sejak dua tahun silam.

Puing tersebut ditemukan di dekat Kota Mosselbay. Berdasarkan laporan awal, puing diduga berasal dari penutup mesin pesawat, seperti disampaikan oleh Menteri Transportasi Malaysia, Liow Tiong Lai. Liow menambahkan, Kementerian segera mengirim tim untuk mengambil puing tersebut. Kementerian Transportasi Malaysia dan South African Civil Authority terus bekerja sama untuk mengawasi puing tersebut.

Arkeolog Afrika Selatan Neels Kruger adalah orang pertama yang menemukan puing yang diduga berasal dari MH370 tersebut. Ia menemukan puing sat menyisir pinggir pantai. Kruger melihat ada logo Rolls Royce, yang merupakan pembuatan mesin dari pesawat yang hilang itu. Dia segera melaporkan penemuannya kepada pejabat berwenang setempat.

Pesawat Malaysian Airlines MH370 hilang di selatan Samudara Hindia pada 8 maret 2014. Pesawat berpenumpang 239 orang itu terbang dari Kuala Lumpur dengan tujuan akhir Beijing. (AP/ABC News) 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.