Share This

Seekor Anjing Temukan Artefak Zaman Perunggu

Dilansir dari sciencealert (17/9/2018), penemuan ini berisi 13 sabit, dua kepala tombak, tiga kepala kapak, dan sejumlah gelang, yang semuanya ditempa dengan perunggu.

INTERMEZZO

Senin, 17 Sep 2018 11:32 WIB

Foto: sciencealert.com

KBR - Jakarta Seorang Arkeolog, Frankota, bersama anjingnya yang bernama Monty menemukan artefak Zaman Perunggu. Menurut cerita Frankota, saat itu, mereka sedang berjalan-jalan, lalu, anjingnya menggali tanah. Tak disangka, mereka menemukan sebuah tempat penyimpanan artefak Zaman Perunggu di Pegunungan Orlické di bagian timur laut Bohemia, Ceko, pada Maret lalu.  Menurut laporan berita lokal, benda yang berasal dari tanah merupakan kumpulan benda perunggu.

Dilansir dari sciencealert (17/9/2018), penemuan ini berisi 13 sabit, dua kepala tombak, tiga kepala kapak, dan sejumlah gelang, yang semuanya ditempa dengan perunggu. Penemuan itu disumbangkan kepada pemerintah lokal, daerah Hradec Králové.

Para arkeolog percaya, koleksi benda-benda yang ditemukan bersama-sama tersebut menunjukkan adanya deposit ritual.

"Fakta bahwa ada begitu banyak benda di satu tempat hampir pasti terkait dengan suatu tindakan kehormatan, kemungkinan besar pengorbanan, semacam itu," ujar arkeolog Martina Beková dari Museum dan Galeri Pegunungan Orlické di Radio Ceko.

"Yang sangat mengejutkan kami adalah benda-benda itu utuh, karena budaya yang ada di sini, pada saat itu biasanya hanya terkubur, sering meleleh juga. Benda-benda ini indah, tetapi fakta bahwa mereka lengkap dan dalam kondisi baik adalah jauh lebih berharga bagi kita."

Beková dan rekan-rekannya telah memeriksa artefak secara menyeluruh. Lebih dari 3.000 tahun yang lalu, artefak tersebut mungkin digunakan oleh orang-orang budaya Umat Perunggu Akhir Indo-Eropa Urnfield yang dulu tinggal di daerah tersebut. Mereka akan mengkremasi jenazah mereka dan menguburkannya dengan guci yang ditanam di ladang.

Tetapi lebih banyak bukti perlu diungkap untuk menentukan mengapa dan bagaimana koleksi benda perunggu ini muncul di sana. Namun, penemuan terakhir di kawasan itu, benda-benda tersebut dibuat lebih dari 60 tahun yang lalu, yaitu pada 1953.

Daerah di mana benda-benda itu ditemukan telah menjadi salah satu minat besar bagi para arkeolog lokal, tetapi sejauh ini pencarian awal mereka tidak menghasilkan apa-apa.

"Para arkeolog telah mencari bidang di sekitarnya dengan detektor logam," kata Sylvie Velčovská dari dewan regional setempat.

"Ada beberapa perubahan besar pada medan di sekitarnya selama berabad-abad, jadi ada kemungkinan bahwa lapisan yang lebih dalam masih menyembunyikan beberapa rahasia."

Banyak temuan arkeologis yang ditemukan oleh orang yang lewat atau penggalian. Sebagian besar pemerintah memintanya, karena artefak cenderung milik pemerintah.

Tetapi banyak juga yang menawarkan uang untuk penemuan tersebut. Frankota, misalnya,  telah dianugerahi sekitar US $ 360 untuk penemuan tersebut.

Artefak-artefak tersebut saat ini dipamerkan pada pameran yang bertajuk"Perjalanan ke Awal Waktu di Museum dan Galeri Pegunungan Orlické" di kota Rychnov hingga 21 Oktober 2018.
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.